Wednesday, December 30, 2015

Kaleidoskop 2015 Grace Melia

Hampir sampai penghujung tahun 2015, pasti lah kita-kita merefleksi apa yang sudah kita lakukan di tahun 2015 ini. Resolusi 2015 tercapai nggak, pencapaian apa saja, miss nya apa saja, dan lain-lain. Saya juga dong, kan ogah ketinggalan. HAHAHA.


Kalau dibandingkan dengan 2014, rasanya 2015 ini saya amat sangat nggak produktif sekali *sampai perlu penekanan berulang kali*


What has happened in 2015?

Monday, December 28, 2015

Merayakan Natal di Tengah Perbedaan


Sebetulnya sudah cukup lama ingin menulis ini, tapi saya takut kalau menimbulkan yang nggak enak-nggak enak, karena kadang-kadang perbincangan tentang keyakinan bisa menjadi sesuatu yang sensitif. Semoga saja enggak ya. 

Cerita ini hanya isi hati saya semata. Sama sekali bukan untuk membenarkan atau apa pun, karena yang menentukan benar atau nggak, hanyalah hak prerogatif Tuhan semata.


Ini cerita tentang Natal saya tahun 2015 ini ditemani oleh Adit yang nggak merayakan Natal.

Tuesday, December 22, 2015

Ikhlas Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus



Saya pernah mengalami dialog seperti ini,

Teman: Mami Ubii, maaf, boleh nanya? Gimana kabar Ubii sekarang? Liat foto-fotonya kok dia pakai sepatu khusus, itu buat apa?

Saya: Oh itu AFO. Ubii butuh itu karena kaki nya jinjit dan refleks menapak nya masih sangat kurang. Kirain mau nanya apa kok pakai minta maaf segala. Hehehe.

Teman: Iya, takut Mami Ubii tersinggung, soalnya biasanya ortu yang punya anak spesial itu agak sensian..

Apa kalian pernah mengalami ngobrol dengan orangtua anak berkebutuhan khusus lalu ia sensi, sedih, atau menunjukkan wajah nggak enak ketika ditanya-tanya? Kalau pernah, wajar. Saya kepengin kasih tau tentang apa yang dirasakan oleh orangtua anak berkebutuhan khusus berdasar pengalaman saya yah.

Checklist Perkembangan Bayi 0-3 Bulan


Setelah punya pengalaman mengasuh Kakak Ubii yang berkebutuhan khusus sehingga tumbuh kembang nya terlambat, sekarang saya berusaha untuk lebih teliti dalam memantau tumbuh kembang Baby Aiden.


Teliti di sini maksudnya ialah lebih memperhatikan stimulasi yang perlu didapatkan Baby Aiden. Selain itu, saya juga jadi lebih tergerak untuk mengecek apakah kemampuan Baby Aiden sudah sesuai dengan tahapan usianya. Kalau dulu saat zaman nya Kakak Ubii, saya nggak tau kalau perkembangan itu perlu dipantau. Hiks.


Berhubung saat ini Baby Aiden masih berusia 3 bulan-an, jadi saya pakai checklist bayi 0-3 bulan. Ada yang punya bayi seusia Baby Aiden? Yuk, kita cek bersama-sama dengan checklist ini.

Sunday, December 20, 2015

Koleksi Terbaru Mothercare Indonesia


Nggak kerasa yah sebentar lagi liburan akhir tahun. Rasanya baru kemarin kita memasuki tahun 2015 deh. Hayo, apa kabar resolusi tahun 2015 kalian? Terlaksana nggak nih? Kalau saya sih BHAY. Hahaha.


Biasanya di bulan-bulan begini, bahkan kadang sudah dimulai dari bulan sebelumnya yah, banyak brand yang meluncurkan koleksi terbaru mereka. Mothercare Indonesia nggak ketinggalan dong. Mereka juga mengeluarkan fashion items yang paling anyar. Kayak apa aja contohnya? Yuk, merapat!

Friday, December 18, 2015

[REVIEW] Tas Bayi Lassig

Yang namanya ibu-ibu beranak batita, apalagi lebih dari satu, biasanya ke mana-mana butuh bawa tas bayi yang mumpuni. Mumpuni dalam arti muat banyak dan nyaman dipakai ke mana-mana. Entah ke rumah sakit atau puskesmas untuk imunisasi, ke rumah saudara, atau sekedar jalan-jalan. Apalagi kalau si batita masih perlu bawa-bawa popok sekali pakai (beserta printilannya), botol susu, dan lain-lain, dijamin bakal banyak gembolan nya.

Tas bayi yang muat banyak, nyaman dipakai, dan, satu lagi nilai plus nya, stylish saat dipakai saya temukan di Lassig Green Label Urban Bag. Saya bakal review Lassig diaper bag saya di blogpost ini yah.


Wednesday, December 16, 2015

7 Kreasi Menu Morinaga Chil-Go!

Saya punya 108 botol susu Morinaga Chil-Go! di rumah yang terdiri dari varian rasa vanila, cokelat, dan stroberi. Saya memang kepengin coba memberi susu cair pendamping untuk Kakak Ubii dari dulu. Sayangnya, Kakak Ubii yang mengalami cerebral palsy (CP) ini belum bisa minum dengan sedotan.. Ia juga sedang mengalami berat badan yang menurun pasca ia menjalani operasi Juni lalu.


Terus apa kabar Morinaga Chil-Go! nya? Yah tetap saya kasih ke Kakak Ubii dong dalam bentuk.. makanan. Nih, saya share 7 menu makanan anak dengan Morinaga Chil-Go!



Monday, December 14, 2015

Stimulasi Bayi 2 Bulan


As time went by, saatnya share tentang stimulasi untuk bayi dua bulan. Saya memang kepengin bisa rutin share tentang stimulasi bayi 0-12 bulan per bulan, sesuai dengan tumbuh kembang Baby Aiden. Doakan bisa konsisten yah! Hahaha.

Sharing tentang stimulasi bayi ini saya ambil dari pengalaman saya bersama Baby Aiden, baca-baca (kalau pas nggak males), dan ngobrol sama terapis Kakak Ubii. Jadi berhubung sekarang Baby Aiden sudah lewat masa usia dua bulan, baru deh saya compile dan share cerita nya di blog.


Jadi, bayi dua bulan itu sudah bisa ngapain sih? Dan enaknya kita kasih stimulasi apa?

Wednesday, December 9, 2015

10 Ide Kegiatan Montessori di Rumah


Saya tergabung dalam breastfeeding group bernama New Mom. Beruntung banget, ada salah satu member grup tersebut yang bekerja sebagai guru TK di sebuah sekolah internasional di Jakarta yang menerapkan metode Montessori. Nama nya Mba Debby Sartami. Kenapa beruntung? Karena Mba Deb ini suka bagi-bagi ide kegiatan Montessori, lengkap dengan contoh gambar kegiatan nya. Yeay!


Karena buat saya info kegiatan Montessori itu bermanfaat, saya jadi kepengin share di blog Diari Mami Ubii ini. Supaya teman-teman yang baca blog saya juga bisa ikut mempraktikkan dengan anak-anaknya. 

Monday, December 7, 2015

Ketika Anak Difabel Memiliki Adik (2)


Di postingan sebelumnya, saya menceritakan tentang anak difabel yang memiliki adik dari sisi Kakak Ubii. Maksudnya, saya menceritakan bagaimana reaksi Kakak Ubii terhadap Adik Aiden, ngeh atau nggak nya, dan lain-lain.



Nah, sekarang saya kepengin menceritakan tema yang sama tapi dari kacamata saya dan Adit sebagai orangtua, karena bagaimana pun ini adalah pengalaman baru buat kami.

Thursday, December 3, 2015

There's Always A Price to Pay


Judul There's Always A Price to Pay kayaknya cocok banget dengan apa yang saya dan Adit rasakan tentang Kakak Ubii belakangan ini. Dulu kami selalu berharap dan berandai-andai kapan yah Kakak Ubii bisa mengacak-acak rumah. Kapan yah Kakak Ubii bisa semakin menyadari apa yang ada di sekitar nya. Kapan yah Kakak Ubii bisa semakin berkembang kemampuan kognisi nya. Kapan yah Kakak Ubii bisa semakin baik kemampuan oromotor (oral motorik) nya. Dan berbagai harapan lain.

Saat itu saya dan Adit belum menyadari bahwa ketika Kakak Ubii mencapai masa itu kelak, kami juga sudah pasti akan menghadapi tantangan-tantangan baru yang menyertai progress nya. And, now, it is happening...


Tuesday, December 1, 2015

Ketika Anak Difabel Mempunyai Adik


Kalau saya jalan dan bertemu orang, beberapa orang akan menanyakan bagaimana reaksi Kakak Ubii setelah punya adik Aiden. Apakah ia cemburu? Apakah ia senang? Apakah ia menunjukkan reaksi? Dan lain sebagainya.

Hal-hal itu juga sudah saya pikirkan sebelum Baby Aiden lahir, apakah nanti Ubii bisa menerima. Terlebih lagi, apakah saya bisa membagi waktu dengan adil. Yang jelas, untuk anak difabel memiliki adik itu bukan perkara yang mudah.

Baca: Hamil Setelah Punya Anak Berkebutuhan Khusus


Untuk yang belum tau, anak difabel artinya adalah anak dengan kebutuhan khusus atau disabilitas.

Sunday, November 29, 2015

[REVIEW] Kimi dan Mimi: Indahnya Persahabatan

Rupanya saya ketagihan mereview buku anak nih. Hehehe. Kali ini saya kepengin mereview buku cerita anak dalam seri Kimi dan Mimi, seperti pada review buku sebelumnya.

Baca: [REVIEW] Kimi dan Mimi: Roti untuk Pak Tua

Sama seperti judul Roti untuk Pak Tua, judul yang akan saya ulas kali ini pun moral message nya keren banget. Cocok banget dibacakan untuk anak di tengah kurang nya tenggang rasa dan empati antar sesama manusia belakangan ini.  Harapannya, anak akan tumbuh dengan menghargai pluralisme.


Thursday, November 26, 2015

Stimulasi Bayi 1 Bulan



Bulan lalu saya share tentang stimulasi-stimulasi yang bisa diberikan untuk bayi baru lahir alias newborn babies. Kali ini saatnya share tentang stimulasi untuk bayi berusia satu bulan.


Sebetulnya model stimulasi nya masih belum berbeda jauh dengan stimulasi untuk newborn babies, karena bayi berusia satu bulan juga belum yang aktif-aktif amat. Tapi, belum aktif-aktif amat bukan alasan untuk orangtua menganggurkan bayi nya begitu saja dong ya.

Seperti yang lalu, saya kepengin bahas stimulasi untuk penglihatan, pendengaran, taktil, dan motorik kasar nya.

Tuesday, November 24, 2015

Shopping Wonders Jogja City Mall

Hari Sabtu siang sampai Minggu sore kemarin, saya ada urusan di Jakarta sehingga harus menitipkan anak-anak di rumah Eyang nya supaya bisa dijaga oleh ART Eyang. Saya jadi kepengin pulang-pulang bawa oleh-oleh untuk ART Eyang, ya hitung-hitung sebagai tanda terima kasih.

Akhirnya begitu landing sampai Jogja, saya mampir ke Jogja City Mall untuk beli sesuatu untuk si Mbak. Ternyata sedang berlangsung program Shopping Wonders di Jogja City Mall, bekerja sama dengan BCA. Niat sekedar mampir sebentar ke mall jadi molor deh karena saya kepo-kepo dulu tentang program nya.


Mau tau?

Membuat Buku Kesehatan Anak

Setelah melahirkan Baby Aiden, seperti ibu-ibu pada umumnya, saya menagih buku kesehatan untuk Baby Aiden. Mungkin sebutannya bisa beda-beda yah. Ada yang menyebut buku kesehatan, buku imunisasi, KMS (Kartu Menuju Sehat), dan lain-lain.

Sayangnya, buku kesehatan bayi di rumah sakit sedang habis dan sedang dalam proses cetak. Sebagai gantinya, perawat dan dokter meminta saya menggunakan buku kehamilan saya saja. Memang, buku kehamilan saya juga dilengkapi dengan beberapa halaman untuk mencatat data anak. Tapi, menurut saya (yang rempong ini), catatan imunisasi nya kurang lengkap karena tampilannya sederhana banget dan belum disesuaikan dengan panduan imunisasi IDAI yang terbaru. Jadi saya agak malas menggunakan buku kehamilan saya untuk mencatat kesehatan Baby Aiden.


Solusi nya? Bikin buku imunisasi sendiri saja! DIY buku imunisasi anak. *halah*

Sunday, November 22, 2015

Daftar Pertanyaan untuk Dokter Kandungan


Sebenernya ini postingan yang super telat yah, karena saya sudah nggak hamil saat ini. Hehehehe. Tapi, sampai sekarang saya masih sering ditanyain apa-apa saja yang dulu saya tanyakan pada obsgyn alias dokter spesialis kandungan dan kebidanan saat saya mengandung Baby Aiden.

Daripada capek menjawab satu-satu, saya rangkum di blogpost ini saja yah.


Dan, inilah yang saya tanyakan pada dokter kandungan saya.

Saturday, November 21, 2015

[REVIEW] I Love My Kitten


Di edisi review buku anak kali ini, saya kepengin ngereview tentang buku anak yang super ringan. Bukan ringan dalam arti sebenarnya yah. Maksudnya, ceritanya itu ringan banget. Hehehe. Sangking ringan nya, buku ini nggak terlalu punya pesan moral kayak buku yang saya ulas sebelumnya. Hihihi.


Buku kali ini bertemakan binatang. Kayaknya memang buku anak itu banyak yah yang punya tema binatang. Mungkin pesan moral nya bisa disambungin menjadi supaya anak mencintai binatang dan nggak melukai binatang. Maksa, yah? Buehehe.


Friday, November 20, 2015

[REVIEW] Sleepsuit Mothercare


Puji syukur, mulai minggu lalu, Jogja sudah diguyur hujan. Walaupun hujannya masih malu-malu, tapi lumayan banget lah untuk menghalau terik matahari yang belakangan ini kerasa banget. Kalau sudah masuk musim hujan begini, Baby Aiden sudah mulai nggak pakai kaos kutung lagi. Takut dia kedinginan, euy. Mulai sering pakai sleepsuit deh.


Ngomongin sleepsuit, kayaknya Mothercare juaranya. Gimana enggak? Lha wong Mothercare sudah 50 tahun membuat baju bayi dan anak kok. Experience does matter here, I'd say. Makanya sleepsuit Mothercare itu kece-kece banget. Kece karena banyak pilihan motif dan warna. Juga kece karena kualitasnya jempolan. Saya nggak asal bilang begini. I'll let you know why.

Baca: Mengapa Mothercare?


Wednesday, November 18, 2015

[REVIEW] Kimi dan Mimi: Roti untuk Pak Tua


Buku bacaan anak yang punya pesan moral yang budiman itu borong-able banget. Buku bacaan anak dengan pesan moral budiman yang ilustrasi nya bagus, dobel borong-able. Buku bacaan anak dengan moral message bagus, ilustrasi ceria, dan diksi yang mudah dimengerti anak, triple borong-able. Kalau semuanya itu bisa didapat dengan harga IDR 10.000 (sepuluh ribu rupiah) (((SEPULUH RIBU))), fix, wajib hukumnya untuk segera dibawa ke kasir sambil borong judul-judul lain dalam seri itu.

Kali ini saya pilih mereview satu judul dulu, yaitu Roti Untuk Pak Tua. Sepertinya sudah bisa ditebak yah, pesan moral dari judul ini adalah tentang berbagi pada yang membutuhkan uluran tangan.

Tuesday, November 17, 2015

Parents With Tattoos Can Be Great Parents Too

Sebenarnya sudah cukup lama topik ini seliweran di kepala saya. Tapi, dari dulu topik ini cuman berupa cerita atau guyonan dari teman-teman sesama orangtua yang punya tato. Jadi saya nggak kepikiran pengen nulis ini di blog. Sampai akhirnya saya dan Adit mengalaminya sendiri.


Jadi ceritanya dulu, duluuuu banget, ada tweets seorang teman seliweran di timeline saya. She's a mom of two. She's a tattoo artist. And she has tattoos.

Kurang lebih tweetsnya menceritakan celotehan anaknya yang request supaya suaminya pakai baju lengan panjang saat menjemput anaknya ke sekolah supaya teman-temannya nggak takut. Supaya si anak nggak disangka punya papa preman.

Monday, November 16, 2015

[REVIEW] A Day with Hello Kitty



Kali ini saya kepengin mereview salah satu buku anak favorit saya. Buku ini sangat interaktif karena merupakan buku Play-a-Sound. Jadi, bisa mengeluarkan suara-suara jika tombolnya dipencet. Tepatnya, ada 4 macam suara/bunyi yang bisa kita dengarkan. Kapan masing-masing tombol perlu dipencet, itu sesuai dengan jalan cerita. Jadi, akan ada gambar tombol di halaman cerita. Lalu, dari gambar itu, anak diharapkan bisa mengenali harus memencet tombol yang mana. Bunyi-bunyi yang dihasilkan pun juga memang dibuat nyambung dengan jalan cerita.


Segi interaktif nya nggak hanya karena buku ini punya 4 tombol suara, tapi juga karena ada 4 flaps alias bagian yang bisa diangkat/dibuka-tutup. Seru, yah!

Saturday, November 14, 2015

[REVIEW] My First Time With Our New Baby


Dulu, pas saya masih sering hunting buku cerita anak (sekarang udah nggak pernah hahaha), saya sering upload-in hasil buruan saya ke FB. Kadang suka ada komen kok buku-buku temuan saya lucuk-lucuk *sombong* Ya iyalah, soalnya saya suka niat pake banget. Kalau ada bazaar buku murah, biasanya kan bukunya tumplek blek di keranjang besar tuh. Nah, saya selalu niat ngubek keranjang sampai dasar. Sampai buku nya berantakan. No pain, no gain, betul? :D

Terus pada nanya buku nya tentang apa, isi nya apa, bahasa nya apa, dan lain-lain. Ah, gimana kalau saya mulai bikin review buku-buku anak koleksi saya aja yah. Fix, mau bikin page Review Buku Anak di sebelah page Review Produk. Dan blogpost ini jadi postingan perdana yang mengisi page Review Buku Anak saya. Tapi, review nya ala saya yah. Bakal banyak ngalor ngidulnya. Huehehe.

Bingung mau ngereview yang mana duluan. Ini dulu aja kali yah.


Monday, November 9, 2015

Baju Menyusui Yang Nyaman


Saya sering mendengar bahwa bayi laki-laki lebih sering dan lebih banyak menyusu daripada bayi perempuan. Dulu sih saya antara percaya nggak percaya gitu. Tapi setelah melahirkan Baby Aiden yang LAKI-LAKI (dia sering dikira perempuan, euy! Hahaha), saya baru mulai percaya karena merasakan dan melihat sendiri. Aktivitas menyusu Baby Aiden beda dengan Kakak Ubii. Sampai saya mikir, "Ini bayi nggak ada kenyang nya apa yah?" Hehehe...

Demi menunjang kesuksesan *halah* pemberian ASI, dari awal saya sudah siap amunisi berupa pompa ASI dan wadah ASI.


Tapi ada yang kelewatan juga ternyata. Saya kelupaan menyiapkan baju menyusui! Wadoohhh... Padahal dengan aktivitas menyusu Baby Aiden yang sering banget itu, baju menyusui yang nyaman kan jadi penting dan dibutuhkan sekali.

Keeping Our Sanity


Ada banyak cara yang dilakukan pasangan suami istri untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas. Biasanya sih saya dan Adit memilih nonton film hasil download. Sayang belakangan ini koneksi internet lumayan kacrut sehingga stok film kami sudah habis bis bis. Cuman ada stok film yang sudah beberapa kali ditonton, tapi malas ah mau nonton ulang. Soalnya masih hapal banget jalan ceritanya *___*

Akhirnya quality time kami dilewatkan dengan mengobrol sambil ngeteh. Obrolannya ringan-ringan saja, kalau memang pas nggak ada sesuatu yang penting atau mendesak untuk didiscuss bersama. Yah, paling cerita seputar hal sehari-hari seperti kerjaan Adit hari itu atau gimana anak-anak hari itu. Yang ringan-ringan deh pokoknya.

Tapi, entah sejak kapan, saya dan Adit suka ngobrol yang aneh-aneh kalau malam. Obrolan yang penuh dengan andai-andai yang banyak nggak masuk akalnya. Atau, aneh banget atau lucu banget. Endingnya kami jadi ngakak sambil membayangkan macam-macam.

Obrolan absurd kami contohnya kayak gini:

(Adit) Mi, kalau kamu harus menjelma jadi binatang, mau pilih binatang apa?

Friday, November 6, 2015

Kuis Rumah Idaman


Kalau ditanya tentang rumah idaman, saya pasti bakal ngoceh nggak kelar-kelar. Kepengin rumah yang lantainya kayu lah. Ruang tamu yang berkesan hangat lah. Kamar tidur utama dengan bed super besar tapi nggak tinggi-tinggi lah. Dapur yang kitchen set nya kece lah. Fix, jadilah saya si tukang khayal.

Khayalan-khayalan itu biasanya diakhiri dengan pertanyaan, "Kapan bisa punya rumah idaman yak?" Lalu hening. Pahiiittt. Hahahaha.

Eh, tapi yah, walau saya bisa cecuitan panjang lebar tentang rumah impian saya, saya selalu bingung loh kalau ditanya apa tipe yang saya paling suka. Saya cuman bisa menjabarkan saja dari detil dan konsep, tapi saya nggak tau itu termasuk namanya tipe apa. Hehehe.

Tapi, sekarang saya sudah tau dongs! Ternyata tipe rumah yang saya pengenin itu namanya Tropical Style. Katanya sih Tropical Style ini lah yang cocok untuk saya yang *ehem* santai dan ramah. Bukan kata saya loh. Tapi kata quiz ini. LOL.

Thursday, November 5, 2015

[REVIEW] Wadah ASI Perah Avent



Di postingan sebelumnya saya pernah menyinggung bahwa ternyata wadah penyimpanan ASI perah itu nggak boleh sembarangan karena ada syarat-syarat umum yang harus dipenuhi. Nah, kali ini saya kepengin share tentang wadah ASI perah sekaligus mereview breast milk container Philips Avent.


Puji syukur, kali ini saya berkesempatan mencoba produk breast milk container Avent. Saat pertama kali melihat produknya, jujur saya kaget karena saya belum pernah melihat wadah penyimpanan ASI perah yang modelnya seperti ini. Iya, saya katrok. Huft.

Apa saja isinya?


Monday, November 2, 2015

[ADS] Hari Belanja Online Nasional Lazada


Setelah melahirkan Baby Aiden pada 10 September lalu, otomatis ruang gerak saya di luar rumah makin terbatas. Aktivitas di dalam rumah sih malah nambah-nambah karena Aiden yang masih sebulanan dan Kakak Ubii yang punya kebutuhan khusus saya urus sendiri. Nasib habis ditinggal asisten rumah tangga.. LAGI. *maap curcol* Alhasil semua-mua saya lakukan sebisa mungkin dari rumah, termasuk belanja.


Belanja dari rumah tentu saja dengan belanja secara online dong ya. Thank God sekarang belanja online mah udah praktis tis tis banget. Tinggal hunting items yang dimau, transfer, dan duduk manis nunggu barang sampai. Harga bersaing lah, apalagi kalau lagi ada diskon akhir tahun. Buruan saya saat belanja online sih masih itu-itu aja. Kalau nggak pakaian bocah ya mainan buat mereka. Pokoknya perlengkapan bayi/anak deh.

Monday, October 26, 2015

Berdamai dengan Peran Ibu


How do you see this picture? How do you understand this well-known quote said by one Dona Ball? For some reasons, I always find this quote quite deep indeed. Like this Dona Ball does really live in her role as what's so called mother. Like this woman does really understand how a mother should be. Because this quote, I have to say, seems to work to all mothers. From all ages, races, countries, religions, and many more. When first seeing this quote, I thought it was an over statement. I didn't see how it made sense. But, now I do.

Credit

Peran ibu buat saya kadang-kadang masih bagaikan sesuatu yang terasa tidak nyata. Rasanya baru kemarin saya menonton pertandingan basket dan memperhatikan kakak kelas pemain basket yang keren di bangku SMA. Rasanya baru kemarin saya dan teman se-geng (((GENG))) begitu ribetnya memilih outfit keren untuk memenuhi dresscode hajatan sweet-seventeen teman. Rasanya baru kemarin saya dan sahabat-sahabat ngopi-ngopi di angkringan murah meriah yang banyak ditongkrongi anak sekolahan sambil cekikikan dan ngobrol remeh-temeh tanpa beban. Rasanya baru kemarin saya ikut kumpulan motor Mio dan mengabsen siapa saja yang datang karena saya sekertaris geng motornya (((GENG MOTOR))). 

Wednesday, October 21, 2015

Tips Menyimpan ASI Perah


Para ibu yang bekerja di luar rumah tapi masih dalam masa menyusui pasti sudah akrab dengan yang namanya ASIP alias ASI perah. Menyusui sudah gape, memerah ASI sudah lihai, ASI lancar jaya, jadi peer selanjutnya adalah menyimpan ASI perah dengan cara yang benar supaya gizi dalam ASI terjaga kandungannya.


Walaupun saya bukan working mother, saya rutin memerah ASI untuk melancarkan produksi ASI saya. Sekaligus supaya ayem dan nggak kalang kabut kalau-kalau saya harus bepergian tanpa Baby Aiden. So, saya ingin berbagi tentang tips menyimpan ASI perah.

Saturday, October 17, 2015

Balada Asisten Rumah Tangga (ART)

Dari judulnya sudah ketebak banget yah saya mau cerita apa. Yes, apa lagi kalau bukan drama ibu-ibu zaman sekarang. Balada ART. ART Oh ART. Males juga sebenernya mikirin, tapi bikin nyesek euy! Dan akhirnya saya nggak tahan juga buat curhat supaya rada plong. Curhatnya di mana? Di blog. Apa banget kan.. Tapi, sekalian lah daripada blog ini berdebu. Ya kan ya kan. Auk ah.


Jadi, mulai bulan Juni kemarin saya dan keluarga kecil saya sempat tinggal di Jakarta. Nggak lama sih, cuma sampai akhir Agustus.


Tuesday, October 6, 2015

Stimulasi Bayi Baru Lahir


Saat Kakak Ubii masih newborn, hal-hal yang saya lakukan untuknya standard banget. Nenenin, mandiin, ganti popok, dan semacamnya. Sisanya ya paling mendongeng, membacakan cerita, atau bernyanyi untuknya. Dulu saya kira "Yah namanya masih bayi newborn, emang mau diapain lagi? Emangnya udah ngerti?" *___*

Ternyata bayi baru lahir pun butuh stimulasi!

Baca: Mainan Bayi Recommended di Lazada


Dari baca-baca di Babycentre.co.uk, saya jadi mengerti kalau ternyata sejak lahir bayi perlu mendapatkan stimulasi yang sesuai tahapan usianya. Stimulasi-stimulasi tersebut mencakup sight (penglihatan), hearing (pendengaran), dan touch (taktil). Sebetulnya ada 2 lagi sih yaitu taste (perasa) dan smell (penciuman). Tapi saya mau bahas 3 saja dulu karena itu yang prominent pada newborn baby.

Thursday, October 1, 2015

DIY Homemade Play Dough untuk Anak


Sebenarnya sudah banyak yang posting tentang ini. Terlalu banyak malah, mungkiin. Tapi saya tetep pengen menuliskan di sini deh (akhirnya) karena suka ditagih teman-teman, terutama temans di Rumah Ramah Rubella yang anak-anaknya mengalami keterlambatan tumbuh kembang seperti Ubii. Katanya ribet kalau cari resepnya di album foto saya yang bejibun dan acak adut itu. Oke baeklah :D

Yes, ini tentang resep bikin DIY Homemade Play Dough, bu-ibuu.


Betewe, just info yah. Main-main dengan aneka benda yang punya macam-macam tekstur itu dianjurkan oleh terapis Ubii loh. Jadi, kegiatan ini nggak hanya bermanfaat untuk anak-anak yang sehat, tapi juga bagus untuk anak dengan keterlambatan motorik seperti Ubii. Tekstur dough yang kenyal, gluey, dan lengket-lengket gimana gitu, bisa menstimulasi kemampuan motorik halus pada tangan anak-anak ini. Mereka akan terstimulasi untuk memegang, meremas, mempipil, menekan, and anything you name it!

Sunday, September 27, 2015

[REVIEW] Pompa ASI Philips Avent Single Electric


Kapan gitu yah ada teman nanya gini, "Kamu lahirannya SC kan? Kok udah seger aja abis lahiran?"


Mau tau nggak rahasianya?

Jreng jreng jreng. Suami siaga daann pompa ASI cihuy adalah rahasia suksesnya! 

Kok bisa?


Wednesday, September 23, 2015

[REVIEW] Koleksi Autumn Winter Mothercare 2015


Yash! Blogpost ini adalah lanjutan dari blogpos tentang Mothercare bulan lalu yah. Sudah baca belum postingan sebelumnya yang tentang Mothercare? Check it out dulu laaaahh ;))


Nah, sekarang sudah mantap kan memilih Mothercare? Secara ada 6 poin unggul gitchuuuh. Setelah mantap, lalu apaaaah? Lalu mulai belenjong-belenjong, doonggg! Pas banget karena Mothercare sudah meluncurkan koleksi terbaru nya, yaitu Autumn Winter 2015. Mari intip-intip koleksi terbaru nya. Tapi, yang saya ulas di sini koleksi untuk girl nya yah karena Kakak Ubii kan ceweeek. *menjerit manja kyaa*


Friday, September 18, 2015

Rencana Melahirkan dengan SC (Sectio Caesarea)

Postingan ini murni untuk berbagi cerita dari pengalaman pribadi saja. Sama sekali BUKAN untuk berkata bahwa melahirkan secara SC adalah cara yang paling benar. BUKAN untuk berkata bahwa cara SC lebih baik dari metode melahirkan yang lain. Kebetulan, ini yang paling pas untuk saya. Kenapa? Baca ceritanya dong :)



Buat yang belum tau, kehamilan saya kemarin ini sebenernya belum direncanakan. Sebaliknya, honestly saya belum siap hamil dan malah pada awalnya menangisi kehamilan kedua karena Kakak Ubii, anak pertama saya, berkebutuhan khusus dan masih sangat membutuhkan assistance. Selain itu, ada juga ketakutan kalau anak kedua saya akan terinfeksi TORCH sehingga berkebutuhan khusus juga mengingat saya belum melakukan screening TORCH teranyar sebelum hamil.


Kembali ke pilihan saya untuk SC tanpa mencoba dulu untuk melahirkan secara normal. Sebenernya saya mah cuek orang mau bilang gimana juga. Tapi, kadang capek juga jawab-jawab pertanyaan, "Loh, kok nggak pengen nyoba normal sih mak Ubii?" Jadi, cerita aja deh sekalian di blogpost ini. Ntar kalau ada yang nanya lagi, blar, tinggal kasih link ini hahaha.

Monday, September 14, 2015

Melahirkan Anak Kedua


Orang bilang melahirkan anak kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya itu sudah nggak se deg-deg an saat melahirkan anak pertama. Well, I guess that's what happened to me. Melahirkan anak kedua ini rasanya lebih santai. Bahkan di H-1 lahiran, itu sudah mulai mondok RS sorenya, siangnya masih bisa bawa Kakak Ubii mapping alat dengarnya, jalan kaki cari rawon, blablabla. Atau mungkin lebih santai karena jauh-jauh hari saya sudah merencanakan untuk melahirkan lewat SC (Sectio Caesarean) yah(?) - Suka pada nanya kenapa saya kok malah merencanakan SC, kok nggak usaha normal aja dulu blablabla. Banyak banget. Saya ceritain di blogpost selanjutnya aja yah ^_^

Baca: Rencana Melahirkan dengan SC (Sectio Caesarea)

Kelahiran anak kedua ini membawa cerita tersendiri buat saya, and I wanna share it. Sekalian update blog biar nggak lumutan :D


Saya dijadwalkan masuk ruang operasi pada 10 September 2015 pukul 8.30 pagi. Pukul 8.10 saya masih nyantai abis mandi dan sisiran di kasur. Eh 8.15 sudah dijemput, padahal belum jadi pakai alis *penting?* Terus ya biasa digeledek ke ruang operasi ditemenin Adit. Nggak grogi nggak deg-deg an, nggak takut, nggak apa-apa. Pokoknya siap aja saat itu.

Thursday, September 3, 2015

Usia Kehamilan 36 Minggu

FIUH! Nggak terasa Baby Aiden di perut sudah berusia 36 minggu. Kayaknya baru kemarin tau kalau hamil, lalu mewek karena galau belum siap, lalu drama, drama, dan drama lagi. 


Syukurlah, masa-masa galau berhasil terlewati. Seperti lagu bilang 'badai pasti berlalu' yesyuk. So, I'd really would like to share how's my 36 week preggo feels like. 


Oh ya, ini adalah kehamilan kedua saya, jadi otomatis saya suka membanding-bandingkan kehamilan Baby Aiden ini dengan kehamilan Kakak Ubii. Lesson learned: Kehamilan itu beneran beda-beda bangeeeet. Walaupun sama-sama anak saya semua, sama-sama ada di rahim saya semua, tapi super beda. Lesson learned lagi: Lhah kalau sama kehamilan anak sendiri yang sebelumnya aja bisa beda banget, apalagi dengan kehamilan orang lain? Jadi, nggak usah deh banding-bandingkan dengan kehamilan mama lain. Kalau kehamilan mama lain happens to be lebih lancar, dijamin kamu stres dan galau sendiri. LOL.

Wednesday, August 26, 2015

Fibroadenoma Mammae (FAM) Pada Ibu Hamil



Kira-kira 2 minggu lalu, saya menjalani USG mammae (USG payudara). Usia kehamilan saya kurang lebih 8 bulan saat itu. Hasilnya, ditemukan sejenis tumor jinak yang bernama Fibroadenoma Mammae alias FAM di kedua payudara saya. And, I feel the need to share about it karena saya berharap ada yang punya informasi/pengalaman/etc tentang FAM selama hamil, sehingga saya ada temen ngobrol dan nanya-nanya. Hehehe.

Flash back nih ya. Kurang lebih 2-3 minggu lalu itu, sahabat SMA saya menjalani operasi pengangkatan tumor di payudara nya. Dia bisa ketauan punya tumor itu 'cuman' karena iseng melakukan gerakan SADARI (perikSA payuDAra sendiRI) saat mandi. Ternyata dia meraba ada benjolan dan itu tumor yang perlu diangkat. Saya lupa sih nama tumornya, heuheuheu. Yang jelas bukan FAM, dan dia sedang enggak hamil.

Begitu dengar orang terdekat menjalani tindakan medis kayak gitu, parno dong saya. Akhirnya saya ikutan juga iseng melakukan SADARI saat mandi. Lhah, kok teraba ada benjolan yah di payudara kanan saya. Kira-kira lebih kecil sedikit dari kelereng kali yah rasanya. Itu paaasss banget saya mau ke obsgyn untuk cek kandungan rutin. Jadi, yah, sekalian saya laporan ke obsgyn saya deh langsung.

Saturday, August 22, 2015

[REVIEW] Mengapa Mothercare?


Definisi murah dan mahal menurut kita masing-masing pasti beda-beda yah. Tergantung dari income, kebutuhan, penilaian pribadi terhadap penting atau enggaknya sesuatu, dan lain-lain. Kalau untuk outfit, gimana? Tuh kan, pasti pada punya jawaban sendiri-sendiri.

Saya bukan tipe orang yang harus pakai outfit mahal apalagi branded. Apalagi kalau hanya untuk sehari-hari. Tapi, yah, punya lah satu-dua. Itu pun dipakainya super jarang, hanya di occasion yang (menurut saya) kayaknya saya perlu tampil cethar sedikit. Lagipula, baju perempuan dewasa kan banyak yang modelnya sudah bagus dan trendy walau harga miring. Memang jadi nggak awet sih, dan kadang-kadang mudah robek atau ada benang yang semrawut. Tapi, yah, ada harga ada rupa, right?

Kalau untuk outfit Kakak Ubii, saya lebih rela mengeluarkan uang daripada outfit saya sendiri. Kenapa? Karena kepengin dia eksis dan gahoul, gitu? Ya iya sih. Hahaha. Tapi, ada yang lebih penting lagi yaitu alasan kenyamanan dan keamanan. Kenyamanan karena kain yang lembut, bahan yang nggak panas, dan pewe. Keamanan karena kancing yang nggak mudah copot (sehingga kemudian masuk mulut tanpa sepengetahuan saya) dan benang nggak mudah terurai. Alasan lain, agak sentimentil sih, kepengin aja memberi yang terbaik untuk Kakak Ubii selama saya masih mampu. Eh, ada satu lagi ding! Soalnya ternyata memang beneraaaaan, ada harga ada rupa! Yes, we're talking about quality now.

Wednesday, August 12, 2015

DIY Foto Kehamilan



Mungkin, salah satu hal yang diinginkan oleh ibu hamil selain kesehatan, kelancaran, dan kehamilan yang nggak banyak rewel adalah... FOTO HAMIL CETHAR. Atau, bahasa kerennya, maternity photo. Eh, iya nggak sih? Hehehe. Selain untuk mengabadikan momen kehamilan (Yes, every pregnancy is amazing!), juga biar eksis dong. Hahaha. -___-

Zaman sekarang foto hamil mah gampang yah. Sudah banyak kok jasa fotografi yang punya paket foto, baik indoor maupun outdoor, untuk ibu hamil yang kepengin momen kehamilannya terekam. Tapi, nggak semua ibu hamil nyaman ya difoto oleh orang asing. Kalau saya mah, alasannya nggak pakai jasa fotografi adalah karena... BOKEK. Biar bokek, eksis adalah teteup. Jadi, yuk mari kita ber-DIY foto hamil ajah! :D

Apa bedanya DIY (do it yourself) maternity shoot dengan jasa foto studio? Menurut saya, bedanya ya kalau DIY kita benar-benar melakukan semuanya sendiri berdua suami. Nggak pakai bantuan orang lain baik untuk mencarikan ide, make-up in, motoin, dan mengedit. Mungkin ada yang punya definisi lain tentang DIY foto hamil? Monggo yah kalau punya definisi lain. ^__^

One thing is certain: IT'S FUUUNN!


Wednesday, August 5, 2015

[ADS] Tips Bergaya Kece untuk Anak Laki-Laki


Jujur, awalnya saya dan keluarga hepi banget saat diberitahu obsgyn bahwa janin di perut saya ini berjenis kelamin perempuan. Udah kebayang aja gitu bakal bisa bergaya macem-macem. Ternyata, cowok! Masih tetep girang, dong! Tapiii, lalu ada sebersit pertanyaan, "Yah, kalau baby boy itu nggak bisa didandanin lucu-lucu yah." Hahaha. *SUPER PENTING banget kan?!*

Pengalaman punya anak perempuan, bisa pakai bermacam model outfit mulai dari dress, halter neck, kutungan, rok tutu, headband, jepit rambut, dan kawan-kawannya (yang kadang saya sampai nggak tau loh apa namanya). Untuk anak laki-laki, saya bayangin paling-paling ya kaos, kemeja, celana panjang, celana pendek, sepatu. Udah. Belum lagi warnanya. Kalau baby girl segala warna kan masuk-masuk aja yah, mulai dari yang kalem, anggun, sampai yang ngejreng menusuk mata. Baby boy kayaknya biru, cokelat, hitam, dan sekutu-sekutunya. Hehehe.

Friday, July 31, 2015

Ketika Aku Jadi Ibu Pengeluh...



Ketika aku jadi ibu pengeluh...

Aku capek karena Ubii masih sering rewel. Di Jakarta ini, rasa-rasanya Ubii makin sering rewel. Pola tidur makin kacau. Pola makan juga aneh (mau lahap kalau diajak makan di luar, emang nggak tekor?)

Aku kesal karena kalau rewel, Ubii pasti maunya digendong padahal hamilku sudah besar begini. Terserah mau bilang aku manja atau apa, tapi rasanya capek banget gendong-gendong di saat perutmu sudah buncit begini. Nggak apa-apa kalau digendong sebentar bisa diam. Lhah ini? Kadang sampai 1 jam full digendong saja masih nangis. Entah apa namanya, apakah nangis apakah rewel apakah tantrum apakah apa?!

Aku kecewa karena aku sudah capek-capek masak untuk Ubii tapi dia susah banget buka mulut atau malah melepeh makanan. Padahal aku setres memikirkan bagaimana supaya berat badannya naik karena pasca operasi berat nya turun dan saat ini dia sudah tergolong punya gizi buruk. Nanti kalau ketemu orang asing atau saudara, lalu mereka tanya, "Loh Ubii kecil ya, kok kurus, gimana makannya?" kan pasti ujung-ujungnya aku, si ibu, yang disalah-salahkan. Nanti dikira aku malas menyuapi. Nanti disangka aku nggak kasih dia makan. Karena, aduh, orang-orang itu mudah sekali yah menghakimi!

Saturday, July 25, 2015

Mengenal Doula


Doula. Sudah pada tau belum apa itu doula? Saya juga baru mengenal istilah doula belum lama ini lantaran ada seorang keluarga Rumah Ramah Rubella yang berprofesi sebagai doula. Entah saya yang katrok atau memang doula belum sepopuler itu di Indonesia. Jadi, yuk, kita kenalan sama yang namanya D-O-U-L-A!

(Ini adalah hasil ngobrol saya dengan Mba Ari Fatun, seorang doula di Yogyakarta yang saya kenal lewat Rumah Ramah Rubella)

Kata doula sendiri berasal dari bahasa Yunani. Artinya women's servant. Keberadaan doula ini sebetulnya sudah cukup lama, tapi memang belum begitu ngehits di Indonesia. Istilah doula pertama kali dipakai dalam study filsafat manusia oleh Dana Raphael di tahun 1969. Ia berpendapat bahwa seorang perempuan akan merasa nyaman saat didampingi oleh perempuan lain. Dalam masyarakat tradisional, peran ini bisa dilakukan oleh keluarga atau teman. Ada 2 macam doula: birth doula dan post-partum doula. Tapi, di Indonesia baru ada birth doula saja.

Monday, July 13, 2015

#TAHUKAH KAMU: Air dan Berpuasa


Bulan Ramadhan tentunya sangat dinanti. Di bulan ini, kita ditantang untuk menahan diri, menahan hawa nafsu, dan berdisiplin dalam menjalankan ibadah puasa. Bicara tentang puasa, hal ini biasanya yang paling membuat excited. Puasa menjadi trending topic di kumpulan ibu-ibu, baik di dunia maya atau per-tetangga-an dengan ragam bahasan, "Nanti buka pakai apa?" , "Besok mau sahur pakai apaan" dan lain sebagainya. Para istri rajin mengungkep ayam, tahu, dan tempe untuk stok sahur. Bertukar resep dan menu sajian berbuka pun jadi agenda rutin.

Eits, kok yang dibahas makanan melulu, yah? Berbuka dan sahur memang momen yang terasa nikmat. Tapi momen ini jangan sampai ternodai dengan mitos-mitos yang merugikan diri kita sendiri, lho! Kan banyak sekali tuh mitos seputar minum air selama bulan puasa. Nah, memangnya sejauh mana signifikan nya air untuk tubuh kita? Penting banget gitu yah mencukupi kebutuhan cairan tubuh? Dan, lantas bagaimana dong mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama bulan puasa? Yuk, kita bahas sama-sama. Mulai dari bahasan air secara umum dulu, ya.

#TAHUKAH KAMU 1 - Air dalam Tubuh Manusia

Tahukah kamu bahwa air adalah komponen utama dalam tubuh manusia? Mengapa? Ini jawabannya.