Sunday, May 3, 2015

[ADS] Mainan Bayi Recommended di Lazada


Bulan lalu saya mengikuti parenting club yang diisi oleh seminar yang oke banget. Seminarnya bertajuk 'Meningkatkan Kecerdasan dan Kemampuan Bayi 0-12 Bulan Melalui Stimulasi dan Bermain.' Satu hal yang saya ingat baik-baik: Bayi pun butuh stimulasi sejak awal. Okay. Noted, doc!

Sumber: Fan Page Mothercare
Seminar dengan pembicara dr. Markus Danusantoso, Sp.A itu mencerahkan dan nggak bikin bosan. Karena selain materi berupa slides, beliau juga membawa beberapa contoh mainan bayi recommended untuk menstimulasi perkembangan bayi. Mainannya nggak cuma dibawa dan dipamerkan, tapi juga diperagakan gimana cara mainnya. Jadi audience bisa paham sejelas-jelasnya. Ada beberapa contoh jenis mainan. Benang merah di antara mainan-mainan tersebut adalah: ada bermacam warna dan tekstur serta sama-sama dirancang memang untuk menstimulasi bayi (edukatif), nggak hanya untuk lucu-lucuan doank (pleasure).




Kadang males yah harus hunting dari satu toko mainan ke toko mainan lain untuk menemukan mainan bayi yang oke. Boleh dong kalau cari shortcut? Yup, dengan belanja online. Saya nemuin banyak banget mainan bayi recommended di Lazada.co.id. Recommended di sini maksudnya adalah serupa fungsi dan bentuknya dengan mainan-mainan bayi yang ditunjukkan dan diperagakan oleh dr. Markus di seminar yang saya datengin itu. Biar ada gambaran mainannya kayak apa. :))

Saya kategorikan mainan-mainan bayi ini sesuai usia yah sambil bagi-bagi sedikit materi seminarnya. Semua gambar mainan mencomot di website Lazada.



Newborn - 3 bulan

Fun Fact: So, newborn baby sampai 3 bulan itu sebaiknya ngapain aja? Udah boleh ngapain aja? FYI, bayi sudah mulai boleh tengkurap agak lama mulai usia 2 minggu. TAPI, ingat ya, sambil tetap diawasi. Gimana dengan kemampuan visualnya? Ternyata mereka belum bisa melihat dengan jelas loh. Masih rada-rada blur. That's why mainan bayi yang oke untuk stage ini adalah yang punya warna gonjreng cerah. Baby nggak harus sudah bisa memainkan. Di tahap ini, mama masih banyak membantu. 

Mama pegang mainan gonjreng tersebut, ditunjukkan pada bayi, dan gerakkan pelaaann-pelaaaann di depan bayi. Goalnya: bayi menangkap gerakan mainan ngejreng dan matanya mengikuti ke arah mainan digerakkan. Atau, simply put a toy in baby's crib aja. Contoh mainan nya yang kayak gini:


Kadang the eyangs suka agak (baca: sangat) protektif ke bayi-bayi kita yah. Jadi bayi dipakein sarung tangan teruuussss karena takut digigit nyamuk atau takut nyakar muka nya sendiri daaannn alasan-alasan atas nama cinta lainnya. Eits, padahal, dipakaikan sarung tangan terus juga nggak recommended loh. Bayi perlu belajar merasakan stimulasi pada telapak tangannya, perlu belajar menggenggam, dan memainkan tangannya. Supaya bayi bisa mulai menggenggam, perlu juga loh diajarkan dengan stimulasi pakai mainan bayi. Ini nih contoh mainan nya:


Cara mainnya: Letakkan mainannya di genggaman bayi. Perlahan dorong/gerakkan mainannya sampai genggaman terbuka. Jadi dia belajar menggenggam dan melepas genggaman.

Last fact in this stage: Bayi kecil juga perlu belajar mengenal siapa dirinya. Jadi, yuk, ajak bercermin alias ngaca-ngaca! Kakak Ubii juga suka banget ngaca-ngaca nih.



Bayi 3 bulan - 6 bulan

Fun Fact: Hore! Sekarang bayi sudah makin pintar. Sudah mulai bisa angkat kepala, miring-miring, berguling kecil, dan mulai didudukkan pelan-pelan. Jarak pandangnya sudah lebih jauh dan lebih clear juga loh. And, mulai bisa memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan yang satunya lagi.

Di tahap ini, bayi mulai suka explore. Jadi, untuk mainannya, berikan yang punya macam-macam tekstur. Di seminar, dr. Markus mencontohkan semacam rattle boneka tapi teksturnya banyak. Ada yang kalau dipegang bunyi kresek-kresek, bergerigi, bisa digigit-gigit untuk teether, dan bergemerincing. All in one toy. Contoh mainannya kurang lebih seperti ini: (tetep gonjreng yah)


Nah, berhubung bayi sudah suka exploring. Bisa juga kita kasih play mat alias play gym. Dalam play mat kan ada macam-macam stimulasi yah. Visual dari warnanya yang ngejreng. Motorik dari mainan-mainan yang ada di hadapan bayi untuk diraih. Suara dari bunyi-bunyian yang dihasilkan mainannya. Kayak gini contohnya:


Kalau mau yang lebih bagusan dan komplit lagi, cari play mat yang ada bagian jejakan kakinya. Jadi baby juga bisa tendang-tendang dan mengamati dengan caranya sendiri apa sih yang bakal terjadi kalau dia tendang-tendang. Empuk kah? Keluar bunyi-bunyi kah?


Kakak Ubii ikut mejeng dong.


Sekarang bayi juga sudah mulai peka terhadap suara dan lebih aware dengan interaksi. So, boleh banget (bahkan recommended malah!) mama papa mulai ngajakin cerewet. Bisa dengan bernyanyi, bercerita, membaca buku, atau doa bersama. Baca buku maksudnya melihat gambar dari buku yah. Heuheuheu. Bisa pakai soft book macam ini:


Kakak Ubii juga punya loh. Masih awet pula. Jadi nanti bisa dihibahin ke Utun. Hahahaha *irit bok*



Bayi 6 bulan - 9 bulan

Fun Fact: Makin pintar lagiiii. Sekarang sudah mulai duduk, merangkak, dan merambat pelan-pelan. Mungkin ada yang belum lancar, but at least di usia ini sudah mulai ada keinginan untuk itu. Tangannya juga makin gesit mengambil benda kecil. Jadi, kalau kasih mainan bayi di tahap ini, letakkan agak jauh dari posisinya supaya ia berusaha mendekati dan mengambil sendiri dengan caranya, entah merangkak, merayap, ngesot, dan lain-lain (barangkali ada cara yang lebih ajaib). Bayi juga sudah mulai mendapat makanan pertamanya. So, keep an extra eye supaya nggak ada mainan kecil atau barang yang masuk mulut dan tertelan yah.

Untuk menstimulasi bayi supaya bergerak mendekati mainan, ada banget mainan yang recommended. Recommended karena mainan crawl along ini bisa menstimulasi motorik in a fun way. Jadi mainan ini bisa menggelinding (apa yah bahasa Indonesianya hahaha), bayi kan jadi pengen ngejar tuh karena pengen nangkap. Jadi, eye-hand coordination ikut terstimulasi. Mainan ini juga bisa bunyi dengan lagu, huruf, dan kalimat sapaan sederhana. Yang bilang recommended bukan saya, tapi para dokter tumbuh kembang dan majalah parenting. In fact, mainan ini masuk ke dalam 50 Toys of The Year 2015 versi salah satu majalah parenting kenamaan di Indonesia. Dan tadaaa.. ada pula di Lazada. This is it:


Ajak juga bayi untuk bermain stacking (mengurutkan mainan dari besar ke kecil / kecil ke besar) yah. Permainan ini bisa menstimulasi eye-hand coordination, motorik halus, problem solving, warna, dan visual. EITS, tapi tetap bimbing dan contohkan yah. Bisa juga arahkan tangan bayi untuk menyusun stack nya. Jadi, nggak yang bayi main sendiri mikir sendiri. BHAY! Kayak ini niihh:


Oh iya, kan para bayi sudah mulai makan. Bagusnya sih biasakan makan sambil duduk yah. Bukan sambil digendong atau jalan kesana-kemari. Biasakan dari kecil supaya kebiasaan ini terbawa sampai dewasa. Duduk lesehan sih monggo, tapi kayaknya bayi usia segini pasti bakal kemana-mana deh kalo lesehan. So, I prefer baby chair sih. Biar betah duduk di kursinya, bisa nih tempel mainan ini ke baby chair:



Bayi 9 bulan - 12 bulan

Fun Fact: Naahh, kalau di tahap sebelumnya stacking masih coba-coba dan untuk pleasure aja, di tahap ini bayi sudah mulai fasih main stacking. Bayi juga sudah mulai suka bernyanyi-nyanyi lucu sambil tepuk tangan. Sering-sering diajak bernyanyi atau diperdengarkan lagu-lagu yah. Buah hati kesayangan juga sudah mulai bisa memainkan mainan yang level kesulitannya lebih tinggi lagi. Yailah kayak game aja. Heuheuheu. Sekarang sudah mulai bisa memasuk-masukkan mainan kecil ke lubang (entah lubang celengan, ke dalam mainan yang lebih besar, dan sebangsanya). Oh ya, ada tips dari dr. Markus. Di tahap usia ini, biasakan menyebutkan warna untuk tiap mainan atau benda yang sedang dimainkan si kecil yah.

Baby kita juga sudah mulai bisa mengamati dan memahami loh di usia ini. Jadi, salah satu mainan yang recommended adalah mainan untuk mengajarkan cause and effect. Contohnya mainan ini. Ketika dipencet, akan ada binatang menyembul keluar dari 'persembunyian.' Binatang ditekan, jadi masuk ke 'persembunyian' lagi. Nah di sini bayi belajar cause and effect. Oh kalau binatang ditekan jadi masuk, oh kalau tombol dipencet binatangnya jadi nongol. And that's how they learn. Ini penampakan mainan cause and effect dari Lazada:


Mainan macam activity block juga kece banget untuk bayi di tahap usia ini. Activity block bisa dibilang all in one yah karena ada beberapa aktivitas dan stimulasi di dalamnya. Stimulasi untuk kognisi dan motorik halus sudah jelas karena bayi mencoba menyusun atau memasukkan blocks nya ke dalam boks besar. Eye-hand coordination main banget di sini. Ada juga musik ceria khas anak-anak dan aneka gambar. Penampakan salah satu activity block yang saya temukan di Lazada, kayak gini:


Untuk motorik kasarnya, bayi sudah mulai belajar jalan rambatan. Kadang ada mama yang prefer memancing supaya anaknya jalan dengan kursi. Ada juga mama yang prefer pakai mainan. Kalau prefer mainan, kira-kira kayak gini yah:



***

So that was it, contoh-contoh mainan recommended untuk bayi 0-12 bulan yang berhasil saya temukan di Lazada. Masih banyaaaak banget sih sebenarnya, karena ada 450+ mainan di kategori mainan bayi *lap iler* but these toys pretty represent mainan-mainan yang saya lihat di seminar kok. 

Kesannya belanja online lebih mehong ya karena kena ongkos kirim. But here's some tips from me. Kumpulin duit nya dulu baru beli beberapa mainan sekalian, jadi ongkirnya nggak bolak-balik. Sering-sering aja hunting pantengin website karena kadang Lazada menawarkan diskon untuk beberapa items. Begitu ada diskon lumayan, sikaaat Mak! Hahahaha. Atau bisa juga ajak tetangga atau temen untuk beli bareng jadi ongkir nya ditanggung berdua. Lumayan hemat tuh. Hemat dan medit kan memang tipis batasnya ya momskies. Bihihik.

Oh ya ada 1 tips lagi. Kalau belanja online, cermati spesifikasinya yah. Jangan asal lucu terus langsung main add to chart. Peace. Baca dulu fungsinya apa, cara mainnya gimana, dan untuk tahapan usia berapa. Jadi begitu mainan sampai di rumah, nggak ada kuciwak. Di Lazada sih selalu ada info dan keterangan dari setiap mainan. Jelas banget deh. Kayak gini nih misalnya:


Semoga sharing tentang mainan bayi recommeded bermanfaat yah, terutama buat mama-mama yang sedang menunggu kelahiran buah hati dan mama-mama yang anaknya ada di usia 0-12 tahun. Ada yang mau share mainan bayi recommended lainnya? Sok atuh, mangga, kita sharing sama-sama. :))


Love,








48 comments:

  1. Mainannya unik2 ya, makk. Aku baru tahu yang activity block. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, jadi pengen borong kaaann ;))

      Delete
  2. mainan sekarang lebih unik dan variatif ya mak,pingin beliin ponakan jadinya^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa. Kalau zaman kita dulu paling gundu ama dakon ya, Mak Hana :p

      Delete
  3. aku jadi mupeng sama mainan bayi :) Ayo mami Ubi beli lagi buat adenya ubi nanti juga

    ReplyDelete
  4. Iya bener banget Ges, mainan sebisa mungkin juga mendukung perkembangan kognitif dan motorik anak ya. Jadi fun sekaligus learning gitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuuu. Kayak yang dibilang dr. Markus :))

      Delete
  5. Mainan sekarang tambah banyak macamnya ya, tambah kreatif dan edukatif. Yup, bener mainan sebaiknya disesuaikan juga dengan tahapan umur anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu zaman Alicia mainannya apa, Mak Li yang ngehitz? :D

      Delete
  6. aku slalu mupeng bgt liat mainan di lazada..gonjranggonjreng ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk borooonnggg, cyiinnnttt. Jangan lupa beliin Ubiiikk :p

      Delete
  7. Whoaaa 450+ mainan.. baiklah... *matengin lazada nungguin diskon*

    ReplyDelete
  8. Iyo gesi....penting itu maenan...apalagi aku termasuk yang suka maenan warna warniiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pantesan mainan Raffi kece-kece bangeeettt :D

      Delete
  9. bikin ngiler mainanny..
    penting bgt ya mainan. *mulainabungbuatbaby*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangeeettt. Yuk, nabung bareng, Mak Ncuz :*

      Delete
  10. Dulu aku juga irit. Beli satu tapi jadi harta warisan turun temurun hahha

    ReplyDelete
  11. Dear mami ubii, salam kenal ya. Makasih banyak share nya. Saya baca blog ini feb 2015 dan saya rekomendasi kan ke kerabat seorang teman yg punya balita yang (setelah saya baca blog ini), saya rasa ada kemungkinan CRS. Long story short, alhamdulillah adek kecil itu sekarang sudah pake ABD, dan sudah rajin terapi. Makasih ya mami ubii.. Salam untuk ubii yang manis dan dd utun.. 😘😘 oia, ini satu lagi buat mami ubii 😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo, salam kenal juga ya, Mom. Wah, syukurlah. Aku ikut hepi baca kabarnya. At least, tulisanku bisa ada manfaatnya walau sedikit. Semoga dilancarkan utk anak temannya ya, Mba, dan tentunya utk anak-anak kita semua , AMIINN ^^

      Delete
  12. Waaa bukunya Ubii samaaaa. Tapi punya I'am ini udah kemana tauk :D

    ReplyDelete
  13. Mainannya lucu2 mak..
    Di lazada ya ?. Oke, bookmark dulu deh
    Tfs yak :)

    ReplyDelete
  14. Replies
    1. Iyaaa, yuk hunting di Lazada lagi. Masih banyak yang lucu lhoh ^^

      Delete
  15. Lengkap bgt mak..aku share ya:)

    ReplyDelete
  16. Baru saja aku sortir mainan anakku krn dia udah mulai bosan. Antara sayang tapi udah menggunung. Beberapa mainannya merk mothercare awet. Sayang sih sebenarnya... tapi dia udah mulai ABG

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lhah... hibahkan sini ajaaaa, Mak Arin. Hahahaha. Ngarep :p

      Delete
  17. Wah bagus-bagus yah mba mainan buat bayi'a

    ReplyDelete
  18. Mainannya seger2 waranya. Anak2 wmang suka yg cerah ceria ya, Mbaak. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, untuk stimulasi visual juga dengan warna cerah. Nanti kamu pasti ngiler-ngiler beneran kalo udah punya baby, Dah :D

      Delete
  19. mainan yang gonjreng yang ngegantung di atas temoat tidurnya itu penting .. agar matanya terlatih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupp, setuju, Maakk. Lucu-lucu juga ya. Kita emaknya aja seneng liatnya. Hehehe.

      Delete
  20. Mainane lucu-lucu dan yang jelas ada fungsinya untuk tumbuh kembang bayi sesuai usia.
    Mainan kayak gitu itu yg seharusnya dibeli ortu. Tapi sebelum membelikan mainan, ortunya dulu yang pertama harus teredukasi dgn mainan yg dia/mereka pilih buat ananda tercinta. Jangan cuma liat lucunya, bagusnya buat anak, harganya yg terjangkau tapi ortu nggak bisa mengoptimalkan pemakaian mainan tersebut. Habis dibeli, langsung dipasrahin ke anaknya, membiarkan si anak mengeksplor mainannya sendiri, sementara ortu jd pendamping setengah pasif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pendamping pasif karena apa lagi kalau bukan karena gadget. Hehehe. Jadi PR banget ini. Socmed begitu menggoda. Semoga kita semua makin bijak ya ^^

      Delete
  21. Mainan anak2 jaman sekarang bagus2.... apalagi mainan edukatifnya ya.
    Beda banget dg mainan jaman dulu yang sederhana dan seadanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu paling icik-icik yaaa, Mak Reenn ^^

      Delete
  22. Yang klontang-klontengannya itu lucu jugak.. Hihihi :P

    ReplyDelete
  23. kayaknya cocok ini untuk anak, mainan yang edukatif seperti ini cocok untuk kecerdasan anak

    ReplyDelete
  24. Mbak Gess, baca postingan ini malah bikin aku pengen punya anak xD piye toh hahaha

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...