Thursday, June 30, 2016

Mencuci dan Berkreasi dengan Deterjen Easy Liquid

Untuk emak-emak, hal lain selain anak yang bikin hebring adalah... cucian. Apalagi kalau si emak punya anak bayi atau balita dan jumlahnya lebih dari satu pula. Dijamin, cucian kotor kayak nggak ada habisnya. Eh, nggak cuman saya aja kan?


Anak saya dua biji: Kakak Ubii (4 tahun) dan Adik Aiden (9 bulan). Mereka semua suka belepotan saat makan dan minum. Mereka juga semangat banget main-main di taman ketemu rumput. Belum lagi kalau pas mereka pup dan ada pupnya heboh sampai nyelepret ke celana walaupun sudah pakai popok sekali pakai. Alhasil, cucian kotor di rumah saya dimonopoli sama dua krucil ini.

Saat sedang capek-capeknya tapi harus mencuci pakaian mereka, sampai kadang saya suka membatin, "Cuci sendiri dong sekali-kali." Oke, ini saya delusional.

Tuesday, June 28, 2016

DIY Doll House dari Botol Bekas Deterjen

Hola! Sudah lama banget nih kayaknya saya nggak ngepost cerita DIY mainan atau kegiatan anak. Kadang sudah bikin, tapi belum sempat nulisnya di blog. Kali ini disempet-sempetin biar vakumnya nggak kelamaan. Huehehe.


DIY mainan anak kali ini adalah doll house alias rumah boneka. Saya ngerasa pas aja bikin ini karena bisa saya jadikan untuk sarana story telling bareng Kakak Ubii dan Adik Aiden. Saya tuh rasanya lebih semangat saat mendongeng ada mainannya, daripada hanya membacakan buku karena saya bisa jadi bereksplorasi. Ceritanya pun bisa saya sesuaikan sama minat anak-anak dan nggak berpatok pada text di buku.

So, let's go!

Monday, June 27, 2016

10 Tips Memilih Stroller

Ketika kita punya bayi dan/atau balita, kadang-kadang kita merasa butuh untuk memiliki stroller. Menurut pengalaman pribadi saya, stroller memang terpakai banget sih. Entah untuk jalan-jalan sekeluarga, piknik ke rumah sakit untuk imunisasi, atau sekedar mengitari komplek cari matahari pagi. 


Bentuk dan model stroller yang lucu-lucu kadang suka bikin kita kepengin menjerit kya kya kya dan langsung comot aja. Padahal, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih stroller. Nggak sekedar karena alasan kece. 

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam pilih-pilih stroller?

Thursday, June 23, 2016

6 Alasan Memilih Nissan Grand Livina untuk Mobil Keluarga Saya

Keluarga dengan mobilitas cukup tinggi seperti keluarga saya mau nggak mau membutuhkan mobil yang nyaman. Dulu, motor masih bisa dijadikan alternatif saat kami masih belum memiliki anak. Tapi, sekarang, dengan ada dua anak; yang mana satunya berkebutuhan khusus dan ke mana-mana butuh bawa kursi roda, rasanya motor sudah nggak bisa jadi solusi.

Mobilitas keluarga saya yang tinggi dikarenakan oleh jadwal terapi Aubrey, anak pertama saya yang padat. Jadwal terapi Aubrey adalah lima kali dalam seminggu. Dalam perjalanan menuju tempat terapinya, kadang ia tidur di mobil atau harus saya suapi di mobil saat makanannya belum habis di rumah. 


Otomatis, mobil yang nyaman untuk keluarga, khususnya Aubrey, sudah nggak bisa ditawar lagi.

Wednesday, June 22, 2016

Acara Tedak Siten Anak

Hari Minggu, 29 Mei 2016 lalu, Baby Aiden menjalani ritual adat tedak siten. Ini adat Jawa yang sebelumnya saya sama sekali nggak tahu-menahu. Maklum yaaa, soalnya kebetulan keluarga saya masih ada keturunan Tionghoa. Jadi selama ini di keluarga saya sama sekali nggak ada yang menjalani ritual adat tedak siten. 


Karena baru pertama kali ini melihat langsung dan terlibat di dalamnya, jelas dong saya excited banget! Ternyata budaya Jawa itu sangat kaya, yah. Banyak simbol dan makna dalam tiap acara dan adatnya. Saya jadi belajar banyak hal baru deh.

Mau tau nggak cerita tentang ritual tedak siten yang dijalani oleh Baby Aiden? Here goes!

Sunday, June 19, 2016

First Time Experience: Membawa Ubii Ke Mall dengan Kursi Roda

Di postingan lalu-lalu, saya pernah cerita tentang pengalaman saya bawa Kakak Ubii ke tempat umum dengan kursi roda. Tempat umum itu adalah rumah sakit. Hasilnya, lumayan banyak yang ngeliatin dari atas sampai bawah dan ada juga yang sampai nanya-nanya. Tapi, puji syukur, saya bisa melewati itu tetap dengan senyam-senyum nggak jelas tanpa bete sedikit pun.



Di akhir postingan itu, saya bilang: Next time, saya coba ah bawa Kakak Ubii pakai kursi roda ke tempat makan atau ke mall. Latihan berani lagi and let's see what will happen. And we finally did it today! So, here's the story :)

Saturday, June 18, 2016

Hadiah Lebaran Untuk Suami

Lebaran memang bukan berarti harus ada barang baru karena itu bukan poin utama dari bulan Ramadhan. Tapi, kalau memang ada budget nganggur sehingga bisa dipakai untuk beli hadiah, then why not? Berhubung dalam keluarga saya yang menjalankan puasa adalah Adit, jadi saya kepengin beli sesuatu untuknya. 


Selain karena memang ada extra budget, saya kepengin mengapresiasi keteguhan Adit untuk tetap puasa. Ini kan puasa pertamanya tanpa saya dan anak-anak. Puasa pertamanya jauh dari keluarga. Pasti banyak banget godaan di sana. Apalagi ritme hidup di Jakarta jauh lebih ekstra daripada di Jogja. Jadi boleh dong kalau dia dapat a little reward? 

Siapa tau jadi lebih sayang sama saya juga. Hahahaha. *pamrih*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...