Friday, December 18, 2015

[REVIEW] Tas Bayi Lassig

Yang namanya ibu-ibu beranak batita, apalagi lebih dari satu, biasanya ke mana-mana butuh bawa tas bayi yang mumpuni. Mumpuni dalam arti muat banyak dan nyaman dipakai ke mana-mana. Entah ke rumah sakit atau puskesmas untuk imunisasi, ke rumah saudara, atau sekedar jalan-jalan. Apalagi kalau si batita masih perlu bawa-bawa popok sekali pakai (beserta printilannya), botol susu, dan lain-lain, dijamin bakal banyak gembolan nya.

Tas bayi yang muat banyak, nyaman dipakai, dan, satu lagi nilai plus nya, stylish saat dipakai saya temukan di Lassig Green Label Urban Bag. Saya bakal review Lassig diaper bag saya di blogpost ini yah.


Lassig Green Label Urban Bag
Dimensi: 37 x 15 x 31 cm
Berat: 1,20 kg
Harga: IDR 1.799.000


Saya adalah tipe ibu-ibu yang suka bawa banyak printilan. Rasanya lebih tenang. Walaupun misalnya nggak semua barang kelengkapan Kakak Ubii dan Adik Aiden benar-benar terpakai saat kami bepergian, that's completely okay for me. Daripada saat butuh, eh nggak prepared, sehingga saya bingung harus beli dulu di tengah jalan atau malah balik ke rumah untuk mengambil.

Walaupun saya merasa lebih safe saat bawa perlengkapan yang lengkap, saya tetap kepengin bisa praktis. Syukur-syukur perlengkapan Kakak Ubii dan Adik Aiden bisa muat dalam satu tas, sehingga nggak perlu satu anak satu tas. Syukur-syukur sedikit barang pribadi saya juga bisa masuk dalam tas itu sehingga saya cukup bawa satu tas untuk barang Kakak Ubii, Adik Aiden, dan saya sendiri.

Saat pertama kali melihat tas bayi Lassig dengan tipe Green Label Urban ini, saya langsung membatin, "Aha! This is exactly what I need and want, all in one package!"

Hal paling basic yang saya suka dari tas bayi Lassig ini adalah: muat banyak! Saya bisa menjejalkan semua perlengkapan Kakak Ubii, Adik Aiden, dan saya sekaligus dalam satu tas ini.

Barang-barang Kakak Ubii:
  • Kaos cadangan
  • Popok sekali pakai
  • Travel case untuk menyimpan alat dengar berikut baterai cadangan nya (Ini benar-benar wajib dibawa ke mana-mana)
  • Bib/slabber
  • Sendok makan
  • Botol susu

Barang-barang Adik Aiden:
  • Kaos cadangan
  • Popok sekali pakai
  • Apron menyusui

Barang-barang bersama:
  • Tissue basah
  • Tissue kering
  • Mainan kecil, untuk senjata kalau Kakak Ubii agak cranky

Barang-barang saya:
  • Handphone
  • Dompet
  • Lipbalm
  • Eyeliner
  • Breastpad
  • Pembalut

Minus handphone karena lagi dibuat moto dan tissue kering karena pas abis

Lassig Green Label Urban Bag ini dari luar kayaknya sempit dan kecil, tapi percaya nggak percaya, semua itu muat di dalamnya karena kalau resleting sudah dibuka, ternyata dalamnya luas dan banyak kompartmen nya.

Beginilah saya menata semua barang yang saya list di atas:



Selain kompartmen yang luas, hal-hal berikut jadi fitur tas bayi Lassig:
  1. Banyak ruang/saku di bagian dalam yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan printilan kecil.
  2. Ada satu ruang dengan resleting di bagian luar belakang. Biasanya saya gunakan untuk menyimpan handphone.
  3. Dilengkapi dengan alas ompol tahan air dan mudah dicuci yang bisa dipakai saat mengganti popok.
  4. Dilengkapi dengan bottle holder yang bisa dilepas-pasang.
  5. Dilengkapi dengan zip pouch alias semacam dompet kecil dengan resleting. Biasanya saya gunakan untuk menyimpan lip balm, eye liner, pembalut, dan breast pad. Dompet ini juga removable. 
  6. Dilengkapi dengan tempat menaruh bolpen atau benda yang bentuknya kayak gitu. LOL.
  7. Bagian dalam nya dilapisi bahan yang anti air sehingga kalau ada yang tumpah, bisa gampang dilap.
  8. Bisa dicantelkan di pegangan stroller.
Kalau bottle holder dan zip pouch nya saya pasang, penampakannya seperti ini:


Tas bayi Lassig model ini tersedia dalam empat warna: denim blue, black, black melange, dan choco melange. Saya pilih black karena itu warna kesukaan Adit, biar dia juga mau gantian bawa-bawa tas. Hahaha. LOL.

Setelah dua bulanan saya pakai tas ini, berikut review plus dan minus nya:

Plus:
  1. Muat banyak.
  2. Banyak ruang penyimpanan.
  3. Warna netral.
  4. Mudah dibersihkan.
  5. Nggak kelihatan kayak tas bayi, jadi kadang-kadang saya pinjem tas ini walau saya pergi tanpa anak-anak, LOL.

Minus:
  1. Agak berat, apalagi kalau pas printilan Kakak Ubii, Adik Aiden, dan saya dijejalkan semua dalam tas ini.
  2. Untuk saya, harga tas ini cukup pricy. 

Untuk harga, sebetulnya relatif ya. Ada yang prefer sedikit mahal nggak apa-apa asalkan kualitas bagus dan awet. Ada yang prefer sebaliknya karena toh tas bayi dipakai sampai berapa lama sih. Kalau saya pribadi, memilih tas Lassig ini karena kualitas nya. Nanti kalau nggak kepakai lagi, gimana? Yah, dijual aja di garage sale. Biasanya kan barang branded bakal bisa laku dengan harga yang masih lumayan, so itulah rencana saya. Hahaha.

So, I guess that's pretty much all about Lassig Green Label Urban Bag review. Semoga bisa bermanfaat kalau ada yang lagi butuh review tas bayi, yah! 



Love,









10 comments:

  1. Nah lo nah lo, jadi pengin punya baby lagi deh eikeh, biar bisa bawa perintilaaaaan hahahahahah

    ReplyDelete
  2. waw, banyak banget barangnya, mom. tasnya muat banyak bawaan ya. :D

    ReplyDelete
  3. Ah iya bgt. Diapers bag mah emang hrs yg roomy ya supaya muat semuanya. Hihi...

    ReplyDelete
  4. Ahhh keren banget! Berapa harganya mbak?
    Aku nyari tas yang muat semuanya

    ReplyDelete
  5. Wah ini kayanya wajib punya ya buat saya yang banyak printilan dan barang bawaan lainnya, biar ringkas dalam satu tas saja

    ReplyDelete
  6. tasnya gede banget, saingan tas doraemon heheh tapi pasti sangat berguna ya mak :)

    ReplyDelete
  7. Aakkk... barang bawaan duo balita aja segambreng
    Gimana sayaaah? Wkwkwkw

    ReplyDelete
  8. Keren banget mak tas ini. Muat banyakk.. :) berasa bawa tas doraemon ya.. semuanya muat 1 tas

    ReplyDelete
  9. Muat banyak banget ya! Harganya mmg agak mahal sih ukuran saya, tapi plusnya itu lho.,

    ReplyDelete
  10. Ngelihat harganya rada kaget. Tapi gak heran sih kalau bagus gitu. Soalnya tas bayi biasa gak sekeren itu :D

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...