Wednesday, June 14, 2017

Konsultasi Speech Delay pada Anak, Dari Pengalaman Aiden (21 Bulan)

"Aiden sudah bisa ngomong apa aja? Lho kok masih dikit banget, bukannya udah mau 2 tahun, ya?" Pertanyaan model begitu sering banget mampir ke kuping saya belakangan ini. Yang nanya macem-macem. Eyang, terapis Ubii, temen yang anaknya sepantaran Aiden. Pokoknya nggak cuman 1-2 orang lah.


Honestly, saya dan Adit nggak ambil pusing amat, karena deep down inside kami berdua yakin-yakin aja bahwa Aiden akan bicara juga eventually. Mungkin kami terlalu menyepelekan? Ah, tapi nggak juga, nanti penjelasan nya di bawah ya. But one question remains, is he really having a speech delay? Atau itu hanya kekhawatiran dan asumsi belaka?

Btw, saat ini Aiden umur 21 bulan.

So far yang sudah bisa dia ucapkan dengan konsisten dan memang dengan tujuan (bukan asal babbling) walaupun belum kata beneran adalah:

😎 Ne untuk nenen

😎 Nidia untuk ini dia (saat nemu benda yang dia abis cari-cari)

😎 Neya ckck untuk cicak 

😎 Pi untuk papi

😎 Mi untuk mami (tapi jarang)

😎 Bi untuk Kakak Ubii (tapi jarang juga)

😎 Dah untuk sudah

😎 Moh untuk emoh / ogah

😎 Dada untuk dadah-dadah

😎 Baibai untuk bye bye

😎 Eemmaaa untuk emuah kiss bye

😎 (suara) zzz untuk lebah (tapi jarang juga)

😎 Mbah untuk sebut Mbah Gonto yang tiap hari bertugas membersihkan sampah

😎 Paakk (tapi K nya belum kentara banget) untuk bapak satpam

😎 Dan menyambung suku kata, misalnya maka...ci, ai...den, nebu...la, kayalas...ka, ti...ga, sa...pi

Dulu, Aiden sering banget bilang piye dan dabo. Tapi sekarang udah nyaris nggak pernah. Oke yang dabo masih, tapi sampai sekarang saya masih belum tahu arti nya apa. Hahaha.


Kalau mau mengacu pada Milestone Listen, Learn, & Talk dengan range usia 19 - 24 bulan, 'seharusnya' Aiden di usia 21 bulan itu sudah bisa ini:

💜 Memahami 10-20 kata termasuk nama orang
💜 Menyebutkan nama objek dari foto atau gambar
💜 Mulai menggunakan kalimat yang terdiri dari 2 kata
💜 Mulai mengungkapkan keinginan nya seperti 'minta'
💜 Mampu menanyakan where question dengan kalimat sederhana seperti 'mana bola?'
💜Mampu mengenali dan menunjuk anggota tubuh nya
💜 Mengenali dan membedakan lagu
💜 Mampu melakukan perintah yang mengandung 2 actions, misal: ambil bola dan lemparkan
💜 Menirukan symbolic activities, misalnya kegiatan rumah tangga
💜 Meletakkan segitiga, lingkaran, dan kotak di shape board (gambar di bawah)
💜 Mulai bisa merobek kertas
💜 Bisa membuat garis
💜 Bisa memahami dan menirukan ordering/menyusun nesting cups
💜 Bisa menyusun balok membangun menara
💜 Mulai mengkategorikan benda saat bermain
💜 Bisa menyelesaikan pull-out puzzle (gambar di bawah)
💜 Initiate pretend play
💜 Menggunakan kata-kata untuk berinteraksi
💜 Meminta informasi, misalnya "ini apa?"
💜 Develop turn-taking dalam percakapan

Poin-poin di atas saya ambil dari sini. Di situ lengkap banget. Untuk fase-fase usia lain, langsung cek di link itu aja ya. Tadinya saya mau jembreng semua. But nanti kepanjangan banget tulisan ini dan ternyata saya nggak bisa translate nya. I understand the points tapi susah cari padanan kata in Bahasa nya. Huhuhu, sorry.


Anyway, just in case you're wondering about what pull-out puzzle is, kaya gini ya. This one is also called knob puzzle.

(Beli di Toys Kingdom merk Hape, harga lupa)


Next level yang pegangan nya lebih kecil. This one is also known as peg puzzle.

(Beli di ELC, harga around IDR 200K)


Next level lagi, karena yang ini background nya colorful jadi mata anak sepertinya akan agak 'siwer' saat berusaha menaroh kepingan puzzle di tempat yang benar. I'm sorry for using that 'siwer' word, bingung gimana jelasin nya. Ini kejadian sih di Aiden. Pull-out puzzle yang sebelumnya, Aiden udah gape nyocokkin. Tapi yang ini, lama banget dan masih sering salah.


Btw, ini OOT dikit gapapa ya. Saya pernah nulis tentang Cool Parenting Nggak Harus Mahal Kok di mana saya bilang beli mainan biasa yang nggak branded nggak masalah, tapi ada beberapa mainan yang saya ngerasa kalau branded jauh lebih awet.

Baca: Cool Parenting Nggak Harus Mahal Kok

Pull-out puzzles ini contoh nya. Untuk pull-out puzzles, saya pilih beli yang bagus sekalian walau harga nya beda jauh karena beneran kerasa beda nya. Cat nya lebih rapih, nggak gampang ngelupas. Potongan kayu nya juga lebih rapi. Nggak ada serpihan-serpihan kayu kecil-kecil sama sekali.

Plus, pentolan pegangan nya itu juga kuat. Nggak yang gampang lepas. Soalnya dulu pernah ada temen ngalamin paku kecil pegangan nya itu lepas padahal belum lama beli nya dan hampir masuk mulut dimainin anak nya. Sejak itu saya parno.

Shape board Aiden, nggak shapes sih, tapi farm animals.

(Beli di toko bayi Kinkin di Jogja, merk Melissa & Doug, harga around IDR 150K)


Back to Aiden.

Akhirnya saya bawa Aiden ke dokter anak subspesialis tumbuh kembang. Just to make sure, is he really having a speech delay?
Info dsa tumbuh kembang Aiden: dr. Mei Neni Sitoresmi, Sp.A(K) praktik di RS Hermina dan RSUP Sardjito Yogyakarta.

Berikut beberapa pertanyaan yang dilontarkan dr. Mei dan jawaban nya:

👀 Aiden sudah bisa ngomong apa saja?

🙆 Jawabannya udah di atas tadi ya.

👀 Apakah sudah bisa mengenal dan menunjuk anggota tubuh nya?

🙆 Bisa, tapi baru 2: gigi dan kaki.

👀 Apakah sudah bisa melakukan perintah yang tidak disertai gesture?

🙆 Rasanya belum. Selama ini Aiden melakukan perintah dengan saya bikin gesture seperti menunjuk dan mengarahkan.

👀 Apakah sudah bisa melepas celana sendiri?

🙆 Belum.

👀 Bisa menyusun balok ke atas? (lalu dr. Mei melakukan terlebih dulu to see if Aiden followed her to do the same)

🙆 Bisa, dalam arti Aiden got the idea. Tapi belum sukses karena balok nya masih jatuh-jatuh.


👀 Selama ini kalau Aiden ingin minta sesuatu, dia ngomong nggak?

🙆 Not really. Mostly Aiden hanya menunjuk dan ah uh ah uh.

👀 Dr. Mei mencoba menyuruh Aiden menunjuk gambar binatang, bisa nggak.

🙆 Aiden nya diem doang 😐

Baca: Tips Memilih Dokter Anak

Sambil saya jawab-jawab pertanyaan, dr. Mei sibuk mengisi kuesioner Denver II. Score akhir didapat dan kesimpulan nya:

💛 Aiden memang mengalami speech delay, TAPI belum sampai pada tahap concerning.

💛 Speech delay nya masih tergolong ringan.

💛 Belum perlu ikut speech therapy whatsoever.

💛 Next month datang lagi untuk evaluasi lagi.


Selain ditanya tentang kemampuan Aiden, saya juga ditanya tentang kondisi rumah dan pengasuhan terhadap Aiden untuk dr. Mei menyimpulkan penyebab Aiden mengalami speech delay ringan. And here's why (menurut beliau dan pengamatan saya sehari-hari):

😅 Bingung bahasa karena di rumah kami bilingual. Bukan Inggris dan Indonesia, tapi Indonesia dan Jawa. Hahaha.

😅 Many times, orang rumah sudah sedemikian paham Aiden ingin minta apa. Jadi, kami enteng aja ngambilin atau membantu tanpa Aiden harus mencoba mengutarakan. Intinya kami kurang encourage Aiden untuk mencoba bicara.

😅 Saya ngomong nya kecepetan. Hehehe. Awalnya saya bersikeras, "Dok, padahal saya itu udah cerewet banget loh." Dan dr. Mei menjawab bahwa yang terpenting itu bukan cerewet, TAPI bicara sesuai kemampuan anak untuk menangkap alias jangan kecepetan dan maintain eye-contact.

😅 Meniru Ubii.

Poin terakhir, saya sekali bukan menyalahkan Ubii, ya. But I'm just being realistic.

Di rumah, as we know, teman sebaya Aiden hanya Ubii dan Ubii belum bisa berkomunikasi verbal. Selama ini, Ubii mengungkapkan isi hati, keinginan, atau kebutuhan dengan merengek, menangis, hah huh hah huh, atau langsung mendekat ke objek yang dia ingin. Aiden, somehow, meniru itu.

Kayaknya dia berpikir, "Kakak Ubii aja cuma hah huh hah huh doang dikasih dan ditolong. Jadi aku juga kayak gitu aja pasti akan dikasih dan ditolong. Jadi aku nggak ngomong juga nggak apa-apa."

Why would I think that way?

Karena Aiden completely different saat dia di daycare atau di lingkungan komplek bersama teman-teman sebaya nya. Di daycare, Aiden ceriwis nya bukan main. Ini saya tahu dari video Aiden yang dikirimkan oleh miss nya, saat saya ngintip-ngintip dari jendela sebelum memperlihatkan diri saya saat saya jemput Aiden, dan dari cerita-cerita pengamatan miss sehari-hari di daycare.


Dan memang iya. Di jalan pulang dari daycare, Aiden masih ceriwis. Ritual setelah pulang dari daycare kami adalah saya dan Aiden akan jalan-jalan sore muterin komplek. Aiden masih ceriwis juga. Baru setelah benar-benar di dalam rumah, berada dalam ruangan yang sama dengan Ubii, dia akan mulai kehilangan dorongan untuk ceriwis. Lalu akan mulai hah huh hah huh saja.

So in this point, saya bersyukur dengan keputusan saya memasukkan Aiden ke daycare, walau kadang orang suka nanya, "Mbak Gesi kan nggak kerja kantoran, kenapa Aiden harus di deiker-in?" Hahaha!

Baca: Mengapa Daycare?

Ceriwis ini bukan yang Aiden sudah bisa mengucapkan banyak kata, ya. Itu memang belum. But, di daycare itu dia bisa konsisten mencoba bicara. Masih bahasa bayi yang hanya dipahami oleh dirinya sendiri, tapi selalu dia lakukan.

Tentang meniru Kakak Ubii ini sebenarnya juga bukan hal baru.

Dulu, Aiden juga yang suka ikut-ikutan Ubii berdiri berpegangan pada teralis jendela atau pagar lalu mendangak-dangak kan kepala nya.

Padahal, Ubii mendangak karena kontrol leher nya belum baik dan itu adalah gerakan 'normal' pada anak dengan cerebral palsy tipe spastik/kaku seperti Ubii. Tapi, Aiden ya tetap ikut-ikut. Lalu apa? Kejedot pager dan nangis beker-beker.


Lalu, Aiden juga dulu suka ngikutin cara merangkak Ubii. Kadang-kadang, cara merangkak Ubii masih salah. Dia merangkak dengan kedua kaki maju berbarengan, which is wrong. Aiden ngikutin.

Padahal, pola merangkak Aiden sebenernya dari awal sudah benar. Satu kaki dulu, kemudian diikuti kaki yang satunya lagi. Meniru Kakak Ubii, malah jadi salah. Tapi itu udah nggak pernah dia lakukan lagi sih sekarang.

So, dengan background Aiden yang hobi ngikutin Ubii, saya dan dr. Mei berpikir bahwa it might be the case on why he's not that eager to try to speak at home as well.

Ini masih menjadi PR saya, untuk menjelaskan pada Aiden dengan kata-kata sesederhana mungkin untuk membuat Aiden mengerti bahwa Aiden harus mencoba bicara ketika kakak nya tidak dipaksa melakukan hal yang sama, atau walaupun kakak nya akan dibantu walau tidak bicara.

It's a difficult task for me.

Tapi saya nggak terlalu ambil pusing for some reasons:

💜 Saya, somehow, yakin Aiden akan berbicara. Dia hanya butuh dorongan dan lingkungan rumah yang encourage dia untuk mengutarakan apa yang dia inginkan dengan kata-kata, bukan hanya dengan hah huh hah huh dan tunjukan tangan.

💜 Karena toh di tengah lingkungan lain bersama anak sebaya nya, dia mau kok mencoba bicara.

💜 For many cases, saya yakin sebenarnya dia paham.

💜 Karena dia mendengar dengan jelas, Aiden nggak ada gangguan pendengaran, dan ini sudah dicek saat dia masih bayi dulu.

Walaupun saya nggak terlalu ambil pusing dan speech delay Aiden masih tergolong ringan, dr. Mei tetap kasih PR. Saya jembreng sekalian yah, siapa tahu bisa dipraktikkan sama-sama.


💪 Usahakan banget untuk satu bahasa saja di rumah. Untuk poin ini, honestly, susah karena nanny terbiasa pakai Bahasa Jawa. But thank God, nanny juga mau banget berusaha pakai Bahasa Indonesia. Kami saling mengingatkan. Tentu nya setelah saya menjelaskan alasan nya dan ngingetin nya juga nggak sambil pasang wajah bete.

💪 Sesekali coba kasih intruksi pada Aiden tanpa disertai gesture.

💪 Ajarkan Aiden mengenal dan menunjuk anggota tubuh.

💪 Ajarin Aiden copot celana.

💪 Asah motorik halus Aiden yang memang masih butuh banyak latihan.

💪 Jangan mudah kasih apa-apa ke Aiden, biarkan dia mencoba mengutarakan dulu.

💪 Usahakan ngomong jangan kecepetan. Hehehe.


Thank God, per tulisan ini saya tulis, Aiden sudah bisa copot celana yang pakai karet. So yeay!

Anyway, saat saya bikin instastory menunjukkan draft tulisan ini, ada lumayan banyak yang nge-DM saya. Curhat dan minta tips untuk stimulasi anak agar lebih baik komunikasi verbal nya karena di daerah nya sulit menemukan dokter anak subspesialis tumbuh kembang.

I'm sorry, saya cuman bisa share ini.. PR-PR yang diberikan oleh dr. Mei dan milestone yang saya jembreng, cuman yang sesuai usia dan kebutuhan Aiden saja. Mungkin, teman-teman yang kesulitan menemukan dokter anak tumbuh kembang bisa akalin dengan googling ya. Sebenernya banyak kok artikel di internet yang sangat informatif dan helpful, asal kita mau coba cari.


Bisa pakai keywords ini (I've tried): speech delay pada anak, milestone bicara anak, stimulasi bicara anak.

Kalau mau googling artikel dalam Bahasa Inggris, kayaknya akan nemu lebih banyak lagi artikel yang jauh lebih lengkap. Try using these keywords: speaking milestone, speech development milestone chart, baby speech delay. Cari di bagian Image juga karena bakal nemu cukup banyak informasi yang udah dikelompokkan dalam tabel, jadi lebih enak baca nya.

Misal pengin main mencocokkan gambar sama anak tapi belum ada puzzle di rumah, maybe bisa pakai freebies matching cards yang pernah saya jembreng di blog Diari Mami Ubii dulu.

Ada matching cards animals


Baca: [FREEBIES] Matching Cards Animals

Dan matching cards clothes and body parts

 

Baca: [FREEBIES] Matching Cards Clothes And Body Parts

Itu semua bisa didownload gratis, silakan diprint, dan dipakai. Link download nya ada di tiap postingan nya. Klik di link nya, ya.


Semoga bermanfaat!

🍒 Mini Giveaway! 🍒

Saya punya 1 pc pull-out puzzle ELC seharga IDR 199K untuk 1 orang yang beruntung. Persis kayak punya Aiden karena saya pengin kasih hadiah yang saya atau anak-anak emang pakai dan suka.


💝 Follow Instagram saya @grace.melia - biasanya mini giveaway di blog pun pengumuman nya saya bikin di Instagram.

💝 Jawab pertanyaan: Kenapa kamu merasa butuh punya pull-out puzzle untuk anak kamu - di komentar postingan ini.

💝 Sertakan nama kamu, nama anak, usia anak, domisili, dan nama akun Instagram kamu.

💝 Mini giveaway nya berlangsung sampai hari Sabtu ya.

💝 Hari Minggu saya umumin pemenang nya di Instagram.

💝 Jangan lupa sertakan nama akun IG kamu yah, supaya saya bisa mention kalau kamu beruntung jadi pemenang nya.


UPDATE:

Hadiah sudah dikirim dan diterima sama pemenang. Congrats to @linayina


Glad you like it, mom 💜💜💜



Love,





66 comments:

  1. Halo mom Grace... Sangat bermanfaat sharingnya..
    Di rumah kami juga bilingual : Indonesia & Jawa, so far anak saya sudah bisa mengucapkan banyak kata, bisa dalam bahasa Indonesia ataupun Jawa. Malah sekarang bisa beberapa kata dalam bahasa Inggris juga. Kalau saya amati, dibandingkan dengan teman2nya yang seusia, anak saya memiliki perbendaharaan kata yg lebih banyak.
    Saya mau ikutan giveaway yaaa...
    Saya merasa butuh pull-out puzzle untuk anak saya karena ingin mengasah koordinasi mata dan tangan, visual discrimination, juga untuk melatih motorik halus & konsentrasi.

    Nama : Angela Woro Dwi Priharina (Rina)
    Nama anak : Edgar
    Usia anak : 3 tahun
    Domisili : Surabaya
    IG : angie_rina

    ReplyDelete
  2. Hai Gesi, nama saya Annisa (IG : @annisakih), berdomisili di Belakangpadang, Kepri.

    Saya merasa perlu pull out puzzle ELC ini untuk keponakan lelaki saya. Usianya saat ini 2 tahun 5 bulan dan somehow dia juga belum bicara. Bahkan belum bisa menyebut "papa" dan "mama".

    Sebagai bukde, saya sudah berusaha memberikan pemahaman pada orang tuanya (ayahnya adik suami) tetapi sepertinya mereka masih dalam tahap denial dan hingga saat ini saya tidak tahu apakah mereka sudah pernah membawanya konsultasi ke DSA atau psikolog anak.

    Saya baru ngeh kalau kemampuan menyusun pull out puzzle juga menjadi bisa menjadi salah satu indikator. Maklum di pulau saya tidak ada toko maianan bagus apalagi mothercare/ELC dan jika beli online ongkirnya lumayan untuk wooden toys. Hehehehe

    Saya harap dengan puzzle ini saya bisa mengobservasi lebih lanjut sendiri kemampuan keponakan saya dulu kemudian kembali berusaha meyakinkan orang tuanya untuk lebih tanggap mengenai speech delay ini. Karena saya tidak mau hanya sekedar membanding-bandingkannya dengan putra saya (Ziqri, 2 tahun 10 bulan) atau anak-anak lainnya yang sebaya namun sudah lancar berbicara.
    Trims for sharing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo gesi dan annisa.. ikut nimbrung disini ya, soalnya keadaannya mirip sama keponakan saya yang sampe umur 24 bulan belum bisa ngomong apa2.. cm babling "papapapapa" kl mau apa2 cm tunjuk, dan kl ditanyain juga ga jawab hanya tunjuk2. Awal ortu selalu beralasan ini niru bapaknya yg pendiam,dll. Akhirnya stlh saya kasih pengertian kl lebih baik konsul dsa tumbuh kembang drpd terlambat kan kasian anaknya. Mereka ke dsa dan menurut dsa.. anaknya malas buka mulut hal ini karena jarang diajak komunikasi , dan terlalu sering diberi ipad/gadget/tonton tv bukannya interaksi dg orang2 sekitar. Ortunya diberi pr buat banyakin komunikasi dan katanya skrg uda bisa ngomong kata "buka "

      Buat gesi.. sharingan soal ini bagus banget. Soalnya kita mesti tau kapan harus waspada sebelum terlambat. Apalagi didalam masa golden age anak.. semangat ya mama ubii

      Delete
  3. Mega D. PurbosariJune 14, 2017 at 8:59 AM

    tulisannya membuka mataku banget ges..anakku yang sekarang udah 18 bulan juga blm punya banyak kosa kata. tadinya aku cuek aja, positif thinking, bpknya agak pendiam, mungkin nurun gen si bapak..cuma kalo liat anak seusianya yang udah bisa diajak komunikasi dan perkembangan anak yang seharusnya sesuai dengan umurnya rasanya jd ngeri2 sedap juga..ada apa sama anakku?? tapi setelah baca postingan ini aku bakal coba buat ikutin saran diatas dan mulai lbh aware dengan perkembangan verbal anakku..

    hmm..skalian ikut giveaway yaa.hehehehe
    jawaban kenapa aku butuh punya puzzle diatas krn biar anakku bisa belajar berkonsentrasi..anakku tipe anak yang gampang bosan dengan mainan yang gak byk warna, semoga dengan punya puzzle yg colorful model gitu bisa lbh tertarik buat ngelatih motorik dan konsentrasinya..

    Mega D. Purbosari
    Amrita Nariratana (18m)
    Tangerang Selatan
    IG : purbosarimega

    ReplyDelete
  4. Akhirnya rilis juga tulisan yg tak tunggu tunggu,huhuu.. umurnya aiden sama rio hampir sama, ga kepikiran speech delay sama sekali. Eh pas momen2 ketemu sama anak2nya temen kok uda ceriwis semua,bukannya banding2in tp kayak gimanaaaa gitu jadinya. Mungkin krn akunya kurang ngasah kosakata rio krn dia tipenya kinestetik aktif luarbiasa,hmmm.. dan bosenan sama mainan,mudah2an itu puzzle jadi rejekinya rio,aminnn :*

    Nama : Bilqish Nadia
    Nama anak : Rio (21m)
    Domisili : Malang
    IG : @bilqish90

    ReplyDelete
  5. Dulu Akram 3,5 tahun masih sedikit banget kosa katanya. Sekarang 5 tahun sudah ceriwis minta ampun. aku sama kayak mbak Gesi. Selama anak nggak ada gangguan pendengaran, aku yakin anak bisa bicara. Jadi terinspirasi berbagi cerita tentang speech delay ini. thanks mami Ubii :*

    ReplyDelete
  6. i yg aku tunggu2... Secara umurnya kindi hampir sama kayak aiden..
    Kindi anak berkebutuhan khusus (cleft lip and palatochisis).. Alhamdulillah uda dioperasi semuanya,tinggal memperbaiki otot bicaranya yg lemah dan memperbaiki konsonan kata2 serta menghindara suara sengau yg keluar.. Post ops palato 3 bulan, doktee menyarankan buat terapi wicara.. Dannnn ternyata gak gampang pilih tempat buat terapi wicara,kindi 3x pindah tempat terapi sampe akhirnya dapat tempat terapi dan jg terapis yg bikin sreg.. Dan emg bener, uda hampir 3 bulan ini terapi banyak perkembangannya..
    Diwaktu terapi pun diajari supaya anak lebih konsentrasi,caranya anak diajarkan mainan puzzle..yaaa emg puzzle di tempat terapi apa adanya karna dipake orang banyak.. Mg2 aja kindi yg dapet puzzlenya yah mak ges, ngebantu banget buat ngelatih supaya kindi lebih kooperatif lg dalam terapi wicaranya.. Thanks mak gesii ����

    Farisa magdalena
    Muhammad fathir alkindi (21mo)
    Cirebon
    IG : @bellaaalaaa

    ReplyDelete
  7. Hai Ges, thanks ya sharingnya, dengan info yang udah dijabarin jadi bisa lebih aware sama milestone anak.

    Udah dapet ilmu, masih dikasih give away pula, seneng euy...

    Aku butuh pull-out puzzle ini karena ingin nyobain ke anakku untuk melatih konsentrasinya. Anakku ini tipe yang bosenan, jadi mau beli puzzle dengan harga yang lumayan masih mikir-mikir ulang. Nah dengan adanya GA pull-out puzzle ini diharapkan bisa sekalian jadi tester buatku untuk beli pull-out puzzle lainnya. Kalo mau print yg freebies punya kayaknya gak mempan, karena anakku hobi nyobek2in kertas. Siapa tau dengan hadiah GA pull-out puzzle dari kamu, bisa nambah milestone anak & alasan untuk beli pull-out puzzle lainnya, Ges.

    Shanti Megasari
    Adriana Cassandra Setioko (13m 11d)
    Palembang
    IG : palembangfoodlover

    ReplyDelete
  8. Selalu semangat kalo ada instastory nya mbak gesi,soalnya postingannya selalu berfaedahhh,wkwkwk kayak yg satu ini,tadinya aku nggak aware kalo anakku,bilqis 21mo itu speech delay atau nggak (maklum ibu muda "banget" ) hahaha tapu berkat postingan ini jd tau patokan2 anak yg speech delay dan tidak,thanks mom..btw ternyata aiden dan bilqis seumuran yah,hehe

    Aku ngerasa butuh pull-out puzzle karena bilqis belum punya samsek pull-out puzzle begitu,semoga rejeki puasa yahhh,hehe
    Nama:nanda mentari
    Nama anak:adelicia bilqis
    Domisili:yogyakarta
    IG: @nandamentarii_

    ReplyDelete
  9. Hai Mamii,
    Wow post edukatif yang ditunggu-tunggu ibu millennials udah terbit wow, ada giveaway nya pun ��
    Aku ikutan ya, aku pengen pull out puzzle itu karena aku belum pernah kasih mainan tipe puzzle sebelumnya. Jadi aku pengen tau nanti reaksi dia gimana, bisa ngga, excited ngga, hehehe. Ya udah sesimple itu yah. Semoga menjadi barokah ��

    Nurul Floriyanti
    Zafran Asgardian (23months)
    Salatiga hatti beriman
    IG : @asgardian0407

    ReplyDelete
  10. Suka banget baca ini. Kayaknya PRnya bisa sy praktekkan juga. Biar lebih banyak lagi kosa kata anakku. Pas banget, sy dah lamaaa pengen beli mainan puzzle kayu buat anak, tapiii *lirik dompet wkwkwkwkw. Pengen banget anak sy bisa maenan puzzle. Apalagi tokohnya kucing ya kayaknya, suka bgt tuh anak sy :)
    Nama: Wuri Nugraeni
    Nama anak: Arkaan
    Usia: 22 bulan
    Domisili: kota Semarang
    IG: @wurinugraeni

    ReplyDelete
  11. Halo mbak Gesi, infonya bermanfaat sekali. Saya jadi googling tentang speech delay. Anak saya Nara, 14 bulan, suka babbling tapi belum jelas dan masih suka kebalik2. Misalnya manggil mama tapi kata yg keluar bapak ��Sepupu2nya yang kebetulan cewek semua di usia ini sudah mulai banyak kosakata. Untuk ukuran anak seusianya Nara memang super aktif, jadi mungkin ngomongnya ketinggalan. Saya butuh puzzle itu supaya Nara belajar duduk diam berkonsentrasi, karena anaknya memang nggak bisa diam. Kebetulan di rumah memang jarang mainan karena anaknya mudah bosan, jadi dia lebih suka main buka tutup aneka macam botol bekas (bekas aqua, bekas snack, bekas sabun/shampoo/minyak telon bayi). Puzzle ini warna2nya sangat mencolok, biasanya Nara suka barang2 yg mencolok kayak gini �� Salam untuk kak Ubii dan kak Aiden ya :)

    Vanny Erliana
    Narayana Aletheia (14 bulan)
    Domisili: Gresik (Jawa Timur)
    IG: @vannyerliana

    ReplyDelete
  12. Hai Mba Gesi. Info mba Gesi bermanfaat sekali. Saya mau ikutan giveaway ini, alasannya mungkin bukan karena speech delay. Tapi keterlambatan motorik. Anak pertamaku, Calista celebral palsy, motorik tangan kirinya ga digerakin sama sekali, alias tangan kirinya ga bisa di pakai sama sekali. Utk berbicara, Calista somehow lancar banget. Merangkai kata juga udah lancar banget. Udah bsa cerita ini itu.
    Cuma ya itu, tangan kirinya tetap ga mau di pakai dan kaku sekaku-kakunya. Aku berharap supaya dengan adanya puzzle ini bisa membantu. Tapi sepertinya ga cocok ya ikutan mini giveawaynya. Maafkan daku, Mba Gesi��

    Valentina Ellen
    Calista Akina Mustamu (32 bulan)
    Domisili: Tangerang
    IG: @v_ellen96

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nice post, mamiiiiih. Aku jadi berkaca juga ke Kizain yang sering niru adeknya nangis kalo minta apa-apa -___-

      Btw, kumau pull out puzzle itu soalnya Kizain lagi suka main 'buka tutup' celengan, dan semoga puzzle ini bikin dia seneng. Udah. Itu aja. :'D

      Sri Luhur Syastari
      Kizain (19 bulan)
      Banda Aceh
      IG: @cutdekayi

      Delete
  14. Haiii mama ubii,,,,

    Thanks sharingnya, Erson juga kyknya kudu di bawa ke klinik tumbuh kembang deh, jd mulai kepikiran, abisan dia klo ngomong masih gak jelas. Mau ngomong "perahu layar" jadinya "au ayat" kan emaknya ngira ngomong "Bau Mayat" haha, soalnya doi dah 3 tahun lebih...huhu..

    Eh, mau dong hadiahnya buat Eras...soalnya Eras seneng bgt nyocok2in, meski sedarah tp Eras sama Erson perkembangannya beda bgt ini, Erson lebih audio visual, Eras lebih ke visual aja. Makanyaa pgn bgt puzzlenya.
    Kapan ke Bandung? kita mit ap haha
    Thanks for sharring mami ubii

    Tika
    Erson & Eras (3th & 1 thn)
    Domisili: Bandung
    IG: @mrs.Erlanga_

    ReplyDelete
  15. emang lingkungan pengaruh bgt, dulu kakakku waktu kecil speech delay gara2 di rumah cuma ada ibuku doang, sampai 3 thn msh gk bs ngomong, baru stlh pny adek dia bs ngomong, hihi. Dan kyknya keterusan smp skrg klo ngomong sm orang kok males, hehe.

    Semoga aja Aiden bisa segera mengejar ketinggalannya. big hug :)

    ReplyDelete
  16. Hai Mom, saya share sedikit cerita saya ya tentang ini.

    Anak saya, Lucas sudah 31 bulan dan speech delay. Dulu sebelum umur 2 tahun DSA nya bilang kalau umur 2 tahun blm ngomong juga cek ke dokter tumbuh kembang yah.

    Lucas bisa ngomong beberapa kata doang. Mau, gak mau, mama, papa, mba. Itu pun jarang banget. lainnya dia ngomong bahasa bayi. Saya sih gak terlalu concern. Pikirnya :
    - ponakan juga speech delay. tapi akhirnya ngomong juga
    - anak org lain juga banyak yg sampe umur 3 thn blm ngomong
    - kata tetangga ah biasa... apalagi anak cowo biasa telat ngomong
    - nanti juga bisa kalau udah sekolah
    - milestonenya semua kecepetan. jadi biasanya ada 1 milestone yang telat. di Lucas ya ngomongnya
    - dll

    Nah, selain itu Lucas juga jalan jinjit. Pas trial sekolah kata kepseknya cek ke dokter krn takutnya ada gangguan sensoris.

    Jadi, pas 2 minggu yang lalu ke DSA utk vaksin sekalian tanya. Langsung disuruh cek ke dokter tumbuh kembang. Pokoknya harus segera. terus dikasih surat rujukan.

    Cuss ke dokter tumbuh kembang anak di Eka Hospital, BSD. Ini yang saya dapet saya share disini :
    - Milestone bicara sebaiknya dipantau. kalau tidak sesuai, langsung konsultasi
    - makin lama dibiarin makin lama juga penyembuhannya. misal klo telatnya 1 thn, butuh waktu 6 bln utk ngejar milestonenya, klo 2 thn mungkin butuh waktu 1 thn. Jadi beda2 anak beda2 juga kecepetan ngejernya. tergantung sikon rumahnya juga
    - Lucas terindikasi hyperaktif (padahal menurut saya wajar lho. gak bandel. namanya juga anak kecil, semua pengen dipegang dan pengen tahu). jadi tidak bisa focus
    - Jinjit tidak ada hubungan dgn kemampuan ngomong (wah denger ini lega banget).
    - Apa lagi ya... lupa

    Terus dikasih PR ini :
    - Ajak ngomong sebanyak-banyaknya. Ini problem juga nih. Emaknya pendiem nih. Ditambah kayak ngomong sama tembok. gak ada respon dari Lucasnya. jadinya suka kehabisan bahan. gak tau mau ngomong apa. hahaha.
    - pilih 1 bhs untuk digunakan di rumah. Saya pilih Indonesia aja. Ini salahnya saya dulu suka baca metode montessori yg boleh beberapa bahasa. Nyatanya anaknya bingung. Hahahaha
    - Matikan TV. tidak boleh sama sekali. kalau bisa cabut aja powernya. Kalau HP masih dikasih diskon. boleh saat makan aja.
    - pijet bayi tiap hari sekali 2 kali. jadi saya disuruh belajar pijet dulu di rumahnya. abis itu praktekin tiap hari. Pijet ini bagus banget efeknya katanya.
    - Dikasih vitamin zat besi dan puyer. puyernya isinya apa saya gak tau. yang pasti buat anak jadi focus dan tiap abis minum puyer itu ngantuk. terus tidurnya jadi nyenyak banget. mungkin semacam obat penenang syaraf kali.

    Minggu ini jadwal kontrol lagi sekalian screening dulu perkembangannya.
    Efek matiin TV lumayan sih. Sekarang kalau dipanggil negok. Dulu boro-boro. Dicuekin terus. Terus jadi lebih sweet gitu. Mungkin krn gak ada distraction yah. Suka nge-kiss dan hug orang-orang di rumah.Ngomongnya sih belum ada nambah2 nya. Tapi semoga segera ada kosakata baru.

    Maaf kepanjangan ...

    nama kamu : Reni
    nama anak : Lucas
    usia anak : 31 bulan
    domisili : Tangerang
    nama akun Instagram : @reni_bun


    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mengingat kan saya buat kasih pijet bayi ke anak saya, dan zat besi juga. Terimakasih ya

      Delete
  17. informasinya bermanfaat mba ges.... tengkiyuhhh... dan Saya butuh puzzle itu karena baru ngerti kalau kemampuan menyusun pull out puzzle juga menjadi bisa menjadi salah satu indikator dan peringatan tentang speech delay.

    pramu rakhmawati
    izqian al fattar (20 bulan)
    domisili : Banjarnegara jawa tengah
    IG :@pramuratik

    ReplyDelete
  18. Hai, Mba Gesi...
    Pengalaman anak speech delay (ringan) juga saya alami (mungkin berkenan mampir ke sini: https://sukasukashinta.wordpress.com/2017/01/31/just-turn-off-the-tv/ :) ).
    Karena "terlena" hasil yg saya dapat dari anak pertama, maka anak kedua pun diperlakukan sama. Tapi ternyata hasilnya berbeda jauh. Kalau si Kakak bisa berkembang kosakatanya berkat gadget, kalo adeknya NOL. sampai umur 18 bulan, bubbling dan blm bisa menujukkan maksudnya sehingga dia sering marah2/nangis krn kami gk ngerti maksudnya apa. Kami coba mengurangi gadget dg drastis, syukurlah mulai berkembang. Saat ini dia sudah 26 bulan, mulai bisa merangkai 2 kata walau blm jelas dan konsisten hehehe...
    Masih banyak PeeR kami ni, mba.... :)
    Semoga Pull out puzzle-nya bisa membantu "terapi" anak saya ya, Mba (ngareeeppp bangeeettt..hehehehe....)

    Makasih banyak sharing-nya...sangat membantu kami :)

    Nama: Shinta Wardani
    Nama anak: Bimbim (26 bulan)
    Domisili: Bantul, Yogyakarta
    IG : shintaayukusumawardani

    ReplyDelete
  19. Halo mba Ges..
    Akhirnya postingan yang ditunggu umat socmed mba Gesi diposting juga. Haha
    Alhamdulillah infonya sangat manfaat, bisa buat belajar aku juga walaupun anakku masih kecil (6,5 bulan). Ibuku udah sering banget malahan nyuruh aku nglatih ngomong dari yang simple kaya mama, ayah, maem, mimik, bobok, dll. Masalah bilingual kayanya juga bakalan bikin dilema. Ugh. Keluargaku pake bahasa Jawa sedangkan keluarga bumer pake bahasa Indonesia. Jadi bingung, karena lingkungan kami masih nJawani dan belajar dari pengalaman ayahnya yang gak bisa bahasa Jawa kromo jadi kami putuskan belajar bahasa Jawa dulu, bahasa Indonesia nanti sambil jalan.

    Untuk give awaynya, saya mau ikutan karena saya membutuhkan pull out puzzle untuk melatih konsentrasi anak saya (nantinya), anak saya sekarang sih masih susah konsen gampang pecah konsennya dimana dia gak mau didudukin mintanya diberdiriin terus, aktivitas belajar merayap atau aktivitas makan tidak terlalu sukses kalau tiba-tiba dia melihat atau mendengar sesuatu yang lebih menarik dari afirmasi mamanya -_-
    Anakku paling girang ngliat sesuatu yang berwarna mencolok mata alias ngejreng alias mercingah, nah pasti pull out puzzle dari mba Ges mercingah juga kan warnanya jadi nanti anak semangat maininnya haha. Mainan di rumah yang dia suka masih icik-icik warna biru, bebek karet warna kuning dan buku kain warna merah. Padahal cuma itu-itu aja tapi hebohnya luar biasa tiap dikasih pegang itu.
    Puzzlenya bisa juga buat melatih koordinasi penglihatan dan tangan serta daya ingat anak, semoga nantinya kalau dapat bisa bermanfaat.

    Arifah Nur Khasanah
    Aqma Sakhi Munawar (6,5 bulan)
    Gunungkidul, YK
    @ijammeru

    ReplyDelete
  20. Hai mba ges..thanks info nya..aku jd lebih concern ttg milestone anak nih.
    I need those pull out puzzle for my daughter karena aku mau lebih fokus sama kemampuan motorik halus nya khanza. Biar kegiatan bermain kita jadi lebih menarik dan bermanfaat..gak cuma sekedar gojek2an asal dia ketawa ngekek2 aja.. Huuhuhu

    (ig : nindya_dy)
    (baby Khanza, 12mths, Bogor)

    ReplyDelete
  21. Aku mau komentar aja kalo dari yg aku tonton dari The Return of Superman itu reality show korea. Ada anak yg speech delay dan gegaranya benar orang tuanya langsung paham pengennya anak apa padahal ngomongnya kurang jelas. Jadi anaknya ga mau repot2 usaha buat ngomong gitu intinya.
    Trus dikasih solusi buat lebih sering ngajak omong yg memperjelas si anak ngomong apa, orang tuanya pura2 ga paham sambil terus menanyakan anak sampai ngomongnya jelas pengen apa. Dan nyatanya membantu bgt sih skrg si anak itu udah lebih sering ngomong dari di awal. Hehehe :D

    ReplyDelete
  22. aiden ini kok sama banget ya kayak zaki 😩

    lebih niru kakaknya ketimbang orangtuanya 🙈

    apa yg diucap kakaknya langsung cepet banget diulang sama zaki, beda pas mamiyu ajarin kosakata, dicuekin dan malas dia tiru.

    apa lg mereka berdua sehari-hari ya bersama, temen main, temen berantem, dsb. (saking gak punya temennya) wkwkwk

    ah aku mo sekalian ikutan giveawaynya lagi ah.. moga aja sih kali ini menang 😛 zaki belum punya mainan puzzle, jd aku pun belum tau dia bisa/gak..

    nama anak : zaki (19bulan)
    instagram : @vharanie
    domisili : bekasi

    ReplyDelete
  23. Hai mamy Gesi..
    aku suka bangat sama tulisan - tuliasan mamy, yang kadang bikin baper, mewek, happy bahkan sampai mimpi pengen khyak mamy yg kuaat dan slalu happy.
    aku ikutan giveaway ini karna ntar lgi azza akan membutuhkn pull out puzzle buat perkembangannya.apalagi sekarang azza suka dengan gambar yang berwarna -
    warna dan girang bangat ngelihatinnya. dan berharap bangat azza jadi pemenangnya biar punya pull out puzzel apalagi kalau ada tandatangan mamy gesi (menghayal tingkat tinggi deh..😔😊).
    kalau ngomongin speech delay, aku juga takut azza akan ngalaminnya krna aku malahan punya 4 bahasa (b.indonesia, jawa, minang, madailing). makanya dari sekarang mau memberikan yg terbaik buat azza dengan sering ngajakin azza ngomong.krn kn semua ortu pasti pengen yg terbaik buat anaknya.

    guslia sastika
    zhafran azzaky yassin (5 bulan 4 hari)
    ig @ticka_ry
    palangkaraya kalteng

    ReplyDelete
  24. halo mom gesi, selalu nungguin cerita dr blog mom gesi nih karna infony bermanfaat banget kadang bikin ngakak sendiri dengan emoticon mom gesi yg lucu, baru kali ini ikutan give away karna puzzleny sangat dibutuhkan anak sy soalny dari pada mainan hape trus bagus banget kalo diselingin mainan puzzle disamping buat menstimulasi motorik, mengembangkan koordinasi tangan dan mata juga melatih kesabaran karna anak sy cowo dan sy nilai kurang sabar semoga berkah bulan ramadhan puzzleny bisa buat bermain akmal.
    nama ibu : nur laila fitriyani
    nama anak : pradilla akmal (24month)
    ig : @nondlhalak

    ReplyDelete
  25. Ges, anakku juga speech delay. Dan itu karena otitis medianya. Puji syukur, sekarang udah berkurang banget kambuhnya. Dan di usianya yg menjelang 4 tahun ini kosakatanya makin banyak. Udah bisa curhat dan cerita panjang. Meski kalo ngomong, pronounciation-nya suka enggak jelas. Kita paham, tapi orang lain yg denger kan jadi enggak paham. Huhuhu... Sama kayak kalian, kami juga percaya suatu saat dia bakal lancar ngomongnya kok. Cuman kadang suka sebel kalo dia niruin anak tetangga yg bayi. Ah-ih-uh-ek-ok doang. Padahal dia bisa ngomong. Huuhhh...

    ReplyDelete
  26. Babam indikasi terlambat bicara tapi belum bisa terapi wicara..masih terapi perilaku. Awal cek usia menjelang 3 tahun skrg sih udah mulai bisa 2 arah. Semangat aiden stimulasi mamih ubi kece dan semoga cepat lancar

    ReplyDelete
  27. Aiden semangat belajar..
    kalau boleh saran , anak tetangga nggak ada yang seumuran Aiden Ges..? sesekali diajakin main ke tetangga atau saudara

    ReplyDelete
  28. Halo mbak Ges.. Samaan Dhira jg ke dr Mei Neni. Kebalikannya Aiden, Dhira ngomongnya bagus tp motorik kasar & halusnya yg delay. Makanya mauuu puzzlenya. Hehe.. Biasanya saya cm silent reader aja nih. Demi puzzle jadi comment. Hihi..
    Yg bagian meniru sibling bener banget. Alhamdulillah Dhira punya kakak yg criwis & lincah banget. Bisa jadi stimulasinya.
    Aku ada sedikit tips nih. Kalo Aiden suka nonton video/tv (asal ga berlebihan nontonnya ya) coba cariin video2 baby babble, atau brainy baby yg versi indonesia. Pengalamanku video ini membantu banget terutama yg baby babble diajarin niup2, trus bilang papapa gitu dsb. Simple & Mudah dimengeri.

    nama : suci
    nama anak : Nadhira paramita
    usia anak : 2,5th
    domisili : Sleman, deket rumah Ubii
    nama akun Instagram : rumahdhira

    ReplyDelete
  29. Suka banget baca post ini. Unt aiden termasuk diketahui lebih awal yaa.slh 1 murid d sekolahku, udh usia 3 tahun lebih belum muncul satu kata pun yg dia lakukan jika menginginkan sesuatu dgn teriak. So far,dia diterapi dan juga d cek unt mengetahui apa ada kaku d bag lidah. Selang 2 bulanan terapi, alhamdulillah udh ada kemajuan.mulai keluar bbrp kata walau blm jls.trus kalau dipanggil udh nengok.tadinya, cuek ga pernah ada respon.eiya,si anak tsb selain speech delay jg ngalami gangguan sensori dan agak aktif.
    Nah, aku sih pengen ngasih something like alat permainan eduktif (ape) like puzzle/lotto agar bisa menstimulus koordinasi mata dan tanggan.juga untuk membantu dia lebih fokus lagi.
    Ikutan yaa ges,...

    Nama: Yuni
    Nama siswa: Sayhan Abdullah
    Usia: 3,2thn
    Ig @ciiyuniaty
    Kota Pekalongan (jateng)
    Tengkiu ges

    ReplyDelete
  30. Wahh kayanya sy jg perlu nib konsultasiin anak.. Thanks buat post nya mom! Ank sy dh bnyk vocab sih cm pelafalannya ms bnyk yg salah & susah dimengerti kalo bkn sm org terdekatnya..

    Anw mau ikutan GA jg doonk.. Knp bagus utk ank soalnya knob-puzzle melatih koordinasi mata & tangan, nglatih fine motor skill anak jg, trs bs utk bljr pengenalan vocab baru (bljr warna, nama benda, dll) jg..

    Nama: Devona
    Nama anak: Lance
    Usia: 2,5thn
    Domisili: Solo
    Nama ig: @devonajessica

    ReplyDelete
  31. Waa...thx mb..membantu banget artikel ini..anak q hampir 18bulan juga masih terbatas katanya. Sukanya klo pingin sesuatu nunjuk ato nyamperin. Aq jg udah mulai was2 pingin konsul jg.

    Hmm..semoga aq menang GA ini deh..pingin banget punya puzle ini buat nglatih anak q. Mengingat yg mb gesi share td 21 bulan harusnya udah bisa main puzzle ini. Aamiin..

    Nama: miftah
    Nama anak: nahla
    Umur: 17m 20d
    Domisili: kotagede yogya
    Ig: @miftakarima

    ReplyDelete
  32. Waahh keren mami Gesi sharingnya bisa nambah wawasan Ibu-ibu yg masih kurang paham dgn speech delay. Sbg terapis, saya sering dpt kasus ini. Rata-rata masalahnya mirip kaya mami Gesi. Saya sering kasih PR "bahasakan yang jelas dan singjat saat anak beraktivitas". Karena kalau kita slalu melakukan hal tsb, otomatis si anak akan lbh paham dan mengerti apa yg sdg dilakukannya. Seperti saat naik tangga, kita cukup ucapkan "naik". Minimalisir membantu dlm stiap aktivitas jg sgt berguna untuk perkembangan anak. Maaf sblmnya, bukan maksud saya menggurui, hanya membantu sharing dan smoga bermanfaat. Smoga Aiden cpt brtmbh kosa katanya.

    ReplyDelete
  33. Makasih sharingnya kak ges, membuka mata bgt, beneran jd pgn buru2 ke dokter tumbang,udah ngantri dr 2bln lalu, blm ada titik terang juga hiks.
    Kepingin nyobain puzzle yg ini, karena bagus buat koordinasi tangan sm mata,trus blm pernah jg ngasih puzzle yg backgroundnnya colourfull gini ini

    Nama: Vian
    Nama anak: Aksara
    Umur: 27m
    Domisili: Tuban
    IG: @oiyanvian

    ReplyDelete
  34. Kasus aiden mrp sama kaka indira dlu. Speech delayed ringan. Beda nya kaka indira dlu ngikutin baby talk nya danesh, yg jarak umur mereka cuma 18 bln. Trus jg dlu bunda nya terlalu paham sama kaka indira, dia cuma nunjuk2, lgsng dksi, jd dia ngerasa tanpa bicara pun bundanya ngerti. Pr nya sama sih kyk aiden jg. Alhamdulillah skrg ud cerewet bgt.

    Btw, mau ikut giveaway jg aah. Aku pgn puzzle nya buat media shanaz melatih ling sound di rumah, dia suka banget sama puzzle. Smg menang yaaa

    Nama : ferna
    Nama anak : Shanaz
    Umur : 26 bulan
    Domisili : pekanbaru
    IG : @fernanindhita

    ReplyDelete
  35. Hai Gesi
    Sekedar sharing aja, dulu saat Shoji terdiagnosa speech delay, dokter udah pernah bilang kalau biasanya adiknya akan ikutan karena memang modelling kakaknya. Aku ngerasain banget ini. Rey bayinya ceriwis banget, aku pikir akan lebih cepet ngomongnya daripada Shoji, eh ternyata juga nggak sesuai checklist. Sudah khawatir juga karena aku mikir aku juga udah cerewet banget tapi ngomongnya juga kecepatan #toss. Tapi seiring Shoji mulai lancar dan banyak kosakata, Rey pun ngikutin. Aku juga masukin Rey ke KB supaya dapat model anak anak yang berbicara dengan jelas sih. So far cukup berhasil, Rey udah lumayan lah ngomongnya, meski kadang tetep suka ngomong gak jelas karena cepet banget (niru emaknya mungkin).
    Pengen ikutan aah giveawaynya, siapa tau rejeki Shoji Rey yang lagi memperbanyak kosakata plus mau mencocokkan benda serupa atau sekelompok.

    Nama: Aya
    Nama anak: Shoji dan Rey
    Umur : 6y dan 4y
    Domisili : Yogyakarta
    IG: @kartikanugmalia

    ReplyDelete
  36. Halloo gesi, kita seumuran lho 😄*penting
    Baca blog nya bikin ketagihan
    Dan ini pembahasan yg paling ditunggu2
    Andra skrg udah 17 bulan
    Udah deg2an bgt krn masih iriiiit bgt ngomongnya
    Yg pasti jelas cuma "maem"
    Terkadang bisa pus, awas, jatuh, mobil (bil), dor (kalau denger mercon), cicak, da (sepeda)
    Cuma buat suruh ngulang lagi dia kadang gak mau
    Tp kalau disuruh udah bisa, kyk ambil tisu, buang sampah, no!, Disuruh nunjukin anggota tubuh juga bbrpa bisa, binatang yg familiar dia jg udah bisa nunjuk
    Buka mulut buat nyebut aja yg msh susah
    Bubbling2 gak jelas
    Atau malah aku yg gak ngeh ya dia ngomong apa
    Hahahaaaa
    Thanks ya sharingnya, bermanfaat bgt, jd bisa ngukur, jd tau yg hrs dilakuin dan stimulasi nya gimana
    Kyknya kl andra di 18 bulan blm ada perkembangan bakal aku bawa jg ke dsa tumbang 😢
    Ikut give away nya yaaa
    Alasan pengen puzzle nya krn pengen puzzle itu nanti bisa makin ngasah kemampuan verbal Andra, penasaran juga nanti gimana cara dan reaksi andra pas mainin puzzle nya, seru kyknya maij puzzle bertiga sama papa mama nya
    Dan puzzle nya kok lucuuu (mama nya yg mupeng)
    Semoga menang
    Keep posting and sharing ya gesi 😘

    Nama : Lina Prahastuti
    Nama anak : Andra
    Usia anak : 17 bulan
    Domisili : semarang
    User ig : @linayina

    ReplyDelete
  37. saya rasa wajar ya kalau anak usia 2 tahun ngomongnya masih dikit. Dulu keponakan saya juga gitu, tapi setelah usia 3.5 tahun cerewetnya luar biasa.

    ReplyDelete
  38. Hai mami ubii, postingannya keren. Nanti aku share ya ke grup WA tmn2 kuliah yg kini sudah jadi ibu2, karena kemarin sempat ada bahasan tentang speech delay, dan bahagia bgt ini dapat referensi dari blog ini. Thank youuu!!

    Aku mau ikutan GA nya juga ya. Kepengen soalnya hadiahnya lucu. Bisa untuk melatih konsentrasi, ingatan, dan koordinasi mata & tangan. Aku selalu suka postingannya Gesi. Keep posting & sharing ya, mamiubiiaiden ��.

    Nama : Linda.
    Nama anak : Kidung (3y 10m), Suri (2y).
    Domisili : Samarinda, Kaltim
    Ig : @lindanurlaila

    ReplyDelete
  39. Abang Han usia 31 bulan tapi sampai sekarang juga masih belum ngomong tetapi meski belum dibawa ke dokter anak subspesialis tumbuh kembang anak kemarin sudah menunjukkan progress mengucapkan kata bapak. Selebihnya seperti Aiden, hanya 1-2 suku kata dan lebihnya bahasa bayi. Menurut saya progress karena sebelumnya anaknya sama sekali tidak mau membuka mulut.
    PR juga untuk terus menstimulasi anak agar bisa lancar berbicara, terlepas dari bayang-bayang seluruh keponakannya suami mengalami speech delay. Ditambah di rumah juga multi languange, bahasa Indonesia-Jawa dan B. Inggris dari youtube, padahal nonton youtube juga sangat jarang karena di rumah langka sinyal. Hahaha. Alhamdulillah.
    Btw puzzlenya itu, gambarnya kucing kesukaan Abang Han dan kebetulan kami memang belum punya puzzle-puzzle macam itu.

    Nama : Rani R Tyas
    Nama Anak : Han
    Usia Anak : 31 bulan
    Domisili : Kudus
    IG : @ranirtyas

    ReplyDelete
  40. Lengkap banget siist, selalu belajar banyak dari blog ini.

    ReplyDelete
  41. Anakku dulu waktu 1,5 tahun juga cuma bisa ngomong mama aja.. Khawatir speech delay, hampir bawa dia ke klinik tumbuh kembang anak, tapi ga jadi hehee..

    Saya di rumah cuma bertiga aja sama anak dan suami. Terus sayanya juga yg ga cerewet2 amat. Jadi mungkin itu yg bikin dia ga bisa ngomong banyak sampe umur 1,5 tahun.

    1,5 tahun saya masukin daycare. Saya kerja di rumah juga.. Dan di daycare ngaruhh banget banget. Perkembangan bicaranya emang nggak langsung drastis.. Bertahap bgt.. 4 bulan pertama aja kosakatanya masih nambah dikit. Setahun di daycare, tepatnya umur 2,5 tahun dia udah super cerewet. Ini cerewetnya abis pulang opname karena diare. Jadi somehow ngerasa bener kata orang dulu, kalau mau masuk milestone tertentu, anak ada aja sakitnya haha..

    Beneran deh pulang opname itu langsung bisa full nyanyi beberapa lagu anak sendiri. Biasanya dibantuin nyanyi juga, mulai gampang niru omongan siapapun, tv, youtube, dll.

    Jadi intinya sih anak emang butuh stimulasi.. Aku stimulasi anakku pake flash card setiap hari. Aku mulai dari usia 9 bulan. Kadang nggak sampe flash cardnya selesai dia udah bosen, tapi terus dibiasain aja. Dari yg awalnya cuma aku doang yg nyebutin ini gambar apa itu apa sampe capek, lama2 anakku udah afal semua nama gambar di flash cardnya dia. Terus kalo emang butuh ditontonin youtube biar anteng, harus selalu jelasin semua gambar yg muncul di youtube. Awalnya anaknya diem aja. Tapi lama2 dia bisa relate sama yg dia punya.. Misalnya di youtube lg ada gambar sapi, dia bs lho buru2 ambil mainan sapinya buat disama2in wkakak..

    Semangaat yaa semoga Aiden cepet ceriwis juga. Pokoknya selalu yakin aja dia pasti bisaaa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya lupa.. mau ikutan giveawaynya juga yaa.. Anakku suka bangetttt puzzle. Karna udah biasain main puzzle juga sih dari umur sebelum setahun. Puzzle yg ini pastinya bisa jadi tantangan baru lah buat dia. Soalnya udah lama nggak beliin puzzle baru haha.. Rumahku juga selalu jadi tempat nongkrong anak2 sekomplek. Tiap hari pasti kedatengan 5-6 anak kecil2 umur 5 bulan-4 tahun buat main di rumah. Jadi Puzzlenya bisa jadi mainan bersama dan buat latihan anak2 lain jugaa yang lagi belajar ngomong dan belajar koordinasi tangan dan mata..

      Nama : Atalya
      Nama Anak : Gafi
      Usia Anak : 2 tahun 8 bulan
      Domisili : Malang
      IG : @aatalyaa

      Delete
  42. Halo mba Grace, makasih loh atas sharingnya tentang speech delay. Kebetulan anak kita seumuran jadi aku terbantu banget dengan postingan Mami Ubii terkait tumbuh kembang Aiden. Sekalian ikut giveaway ya. Aku mau banget mainan pull out puzzle nya buat anakku karena belum punya dan mau nyobain untuk melatih dia koordinasi tangan, mata dan kesabaran soalnya kalau main susun balok masih sering dilempar-lempar. Hehe.

    Nama: Agustin Faradila
    Nama anak: Fisya
    Usia anak: 21 bulan
    IG: @faradilagustin

    Btw Mami Ubii udah ada postingan tentang anak susah makan belom ya? Pengen tau pengalaman dan gimana solusinya plus gimana ngaruh ke growth chart nya. Thx.

    ReplyDelete
  43. hi mom grace, tiba-tiba ada baca artikel ini . mirip sekali dengan kasus saya, anak saya umur 3 tahun baru bisa bicara manggil "bunda" jd selama ini sering orang bilang katanya speech delay,dyslexia, dll. yg dari katanya saya sudah ke 3 DSA, karena saya orangnya pendiam,jarang ngomong , dibilang gara2 terlalu kasi banyak nonton tv & android, tp tenang aja diusia nya sekarang uda 3 thn 9 bulan , uda lancar ngomongnya,cerewet, bilingual juga, i'm speaking english and bahasa.
    sebelum tidur bacain buku cerita juga,mengenal barang2 di rumah, ini apa itu apa, uda ngerti disuruh ambil ini itu,makan sendiri, gosok gigi sendiri , pipis & bab sendiri.dll
    semua anak ada tahapan perkembangan nya,don't worry mom .



    ReplyDelete
  44. Alocitta WimatsaritwaJune 15, 2017 at 4:00 PM

    Mak Gesi..
    Thank you udah sharing cerita Aiden.
    Anakku, Caldera 17 bulan, belum banyak pembendaharaan kata.
    Lebih sering menunjuk kalau mengingkan sesuatu, misal dia mau minum air putih atau minum susu maka dia akan menunjuk ke arah dispenser. Kalau dari pengalaman Aiden, kemungkinan karena bilingual (Indonesia dan Jawa), plus video dalam bahasa Inggris. Sebenernya sih udah pengen banget bawa ke Spesialis Tumbuh Kembang, karena Caldera belum lancar juga jalannya. Tapi, Caldera ini paling ga bisa dipegang orang asing. Waktu imunisasi, nangis-nangis gitu waktu ditimbang. Jadi ngebayangin gimana caranya kalau ketemu Spesialis Tumbuh Kembang T_T
    Ikut give away nya yah, Mak Gesi. Aku belum pernah belikan puzzle buat Caldera hehe.. Semangat, biar umur 21 bulan nanti udah bisa dapet target milestone nya. Sepertinya aku memang harus banyak belajar sama Mak Gesi nih. Thank you yaaah...

    Nama = Alocitta Wimatsaritwa
    Nama anak = Caldera
    Usia anak = 17 Bulan
    Domisili = Godean, Sleman, DIY
    Instagram = @alocitta.wimatsaritwa

    ReplyDelete
  45. Mba Gesi,
    Kirana, juga sempat speech delay.
    di usia 21 bulan saya bawa ke dokter tumbuh kembang anak.
    saya bawa Oma nya juga, karena sebetulnya saya tau masalahnya Kirana ada di pola asuh.
    ternyata benar, kirana keseringan dikasih nonton tv dan mainan hp, jadi kurang interaksi.
    sama dokter disuruh puasa gadget 6 bulan. 1 bulan berjalan sudah ada kemajuan yang significant; 2 bulan udah bisa ngomong 2 kata; sekarang di bulan ketiga (Kirana 23 bulan) dia udah ceriwis minta ampun.

    Smoga Aiden bentar lagi jadi pinter ceramah yaa hehehe..

    ReplyDelete
  46. Waduh mami ubi jadi deg2an ini, jangan-jangan anakku delay juga ya. Usia 18 bulan baru bisa ngomong "mi"(umi) dan nenen kalau minta apa2 biasanya dia narik tangan saya terus diarahkan ke maksudnya dia apa. Tapi kalau nyusun balok udah bisa, emang sukanya numpuk2in barang �� kalau puzzle di rumah baru punya 2 sih No branded, anaknya antusias banget tapi bener saking antusiasnya itu gagang puzzle pada copot, ga tau karenang tenaga anakku yg kelebihan apasokan emang puzzle-nya yg murahan hahaha. Beli yg kaya aiden untuk ukuran aku mahal hiks... jadi ikutan giveaway aja ya biar ngerasain punya puzzle bagus �� siapa tau rezeki...

    Nama : Fitrian
    Nama anak : Faqih
    Usia :18 bulan
    Domisili : Tangerang Selatan
    IG : @fitrian_vai

    ReplyDelete
  47. Suka sekali tulisannya mba gesi..
    Saya sebisa mungkin tidak memberikan gadget untuk mainan anak saya, karena kalo mainan gadget pasti ujung-ujungnya rusuh kalo udah bosen, sekarang gak saya kasih lagi #cariaman.. jadi resikonya segala macam barang dirumah kadang buat mainan.. kebetulan mainan berupa puzzle belum punya.. pengen udah lama tapi budget belum ada.. semoga giveaway kali ini beruntung biar bisa ngajarin anak saya cocokkin gambar gak cuma buka tutup minyak telon..

    Nama: Tami
    Nama Anak: Khaira Anata
    Usia: 19bulan
    Domisili: cilacap
    IG: @tamisoeparno

    ReplyDelete
  48. Mami Gesi ceritanya sama seperti yang aq alami.. Rafa Januari 2017 kemaren pas usia 2 tahun tapi cuma bisa bilang "cu" buat susu.. "ma"buat mama dan yang paling fasih cuma "mbah". Karena kebetulan saya juga biilingual.. Nany nya pake bahasa jawa dan mbahnya juga bahasa jawa.. Sedang saya bahasa Indonesia. Akhirnya Feb 2017 saya keluar kerja demi melatih Rafa bicara.. Sebelum memulai full day d rumah saya beli perlengkapan dulu seperri buku bacaan yang banyak.. Puzzle. Jadi saat saya dirumah kegiatan saya setiap hari adalah mengajak Rafa berbicara.. Mulai dari menyanyi bersama, membacakan cerita dongeng.. Selalu menyuruh Rafa mengatakan apa yang Rafa mau jangan hanya dengan menangis atau tunjuk tunjuk saja ataupun kata kat ah uh ah uh harus bicara apa yang dy mau.. Kalo ga ngomong ga akan dikasih meskipun dy nangis mpe guling guling. Awal belajar saya stop semua TV dan gadget.. Bener bener hanya ada saya dan Rafa dan cara ini lumayan efektif kalo sekarang sich Rafa udah mulai saya pegangin gadget buat dengerin lagu dan latihan kosakata tapi ga lama sisany lebih banyak saya ajak nyanyi dan membaca cerita.

    Dan alasan saya membutuhkan puzzle adalah lebih untuk melatih motorik halusnya Rafa.. Puzzle yang say dulu beli berhazil buat dy mengenal beberapa nama hewan.. Cuma sudah rusak karena terbuat dari kertas jadi sama Rafa d avak acak doank ma dy ... Kalo level merangkai sich dy masih belum bisa.. Masih saya yang merangkai.. Nanti kalo udah jadi saya tanya ini hewan apa hayooo... Semoga Rafa beruntung

    Nama : Lili Agustina
    Anak : Al Rafa Pratama Siswanto
    Umur : 2 tahun 5 bulan
    Domisili : Tangerang
    IG : mb_yiyi89

    ReplyDelete
  49. Speech delay ini termasuk banyak ya kasusnya di Indonesia, somehow berhubungan sama stimulasi dan lingkungan. Memang benar, kalau adek itu meniru apa yang kakaknya lakukan, jadi agak tricky juga buat kasus Aiden, kudu dikasih pengertian juga Aidennya menurutku. Coba aja Mom Ges bilang sama Aiden, ayo Aiden kalau mau sesuatu bilang ya, supaya nanti bisa bantu Kakak Ubi saat ingin sesuatu juga, yang semacam itu lah. Kasih dorongan Aiden buat "suka bicara". Ini si Sara so far ga ada masalah sama kemampuan bicaranya, meski masih kebolak balik semua orang dipanggil "ayah" haha. Aku malah pingin konsul ke dokter Mei tentang alerginya, bruntusan melulu bokong nya:(. Thanks Mom Ges info milestonenya

    ReplyDelete
  50. Hai momi gesi... I've been your silent reader sejak anak kembarku berusia beberapa minggu. Masih inget dulu donlot n ngeprint high contrast/black and white picture buat stimulasi penglihatan my newborn twins dari blogmu, thank for that. Kalo ada postingan ttg Aiden pasti sangat excited karena bisa sekaligus ngecek milestone kedua anak kembarku, secara mereka punya tgl lahir yg sama dg aiden. Dan nasib ttg speech delay ini juga kurang lebih sama meskipun kosakata my twins sedikiiiiiit lebih bnyak. Oiya, baru nyadar kalo di rumah si kembar belum punya mainan puzzle semacam ini, dan mamanya jug baru tau kalau manfaatnya banyak banget. Semoga melalui mainan seperti ini koordinasi mata tangan otak serta kemampuan motorik mereka semakin berkembang.

    Nama : Erika Irma Estriani
    Anak : Damar dan Umar
    Umur : 21 bulan
    Domisili : Tuban
    IG : @estriani86

    ReplyDelete
  51. Aiman dulu juga agak telat bicaranya, sampai agak bingung saya.
    Eh sekarang ceriwisnya bikin saya bingung nanggepinnya.

    ReplyDelete
  52. Mamii :) akupun pernah ngecek akta ke dr Mei Neni. Suka dengan pembawaan beliau yang care sama anak anak. Saat itu ke dokter karena merasa Akta di umur 3.5 tahun malah bicaranya gagap. Padahal sebelumnya dia sudah lancar berbicara. Memang bukan termasuk speech delay sih, dan saat itu kita juga disuruh isi form form buat cek perkembangan anak.
    Memang di satu sisi bagus untuk ortu percaya bahwa anak akan ada masanya sendiri. Tapi di sisi lain, memang kita perlu cek ricek sama dokter :) biar ada temen sharing yang tahu ilmu, ga hanya komen komen sok tau aja LOL.

    Nama : ratih rachma
    Anak : Akta dan kani
    Umur : 4.5 tahun dan 10 bulab
    Domisili : Jogja
    IG : @ratihrachma

    ReplyDelete
  53. Pengen pull out puzzle karna :
    ...
    ...
    ...
    Supayaaa bisa punya mainan yg samaan sama udiinnnn.

    #jawabanyangilmiahbangetdonk
    #kekekekek

    ig : nice_nopha

    eniwe, tetap semangat yaaa udiinnn, mwah mwah

    ReplyDelete
  54. Aiden imutttt *gemes* semangat belajarnya ya, Nak.. :*
    Udah mulai bisa ngomong tuh Mbak Ges.. jadi kayaknya gak lama lagi juga bisa lancar ngomongnya. Asal gak "dibiarin" niru2 kakaknya terus, distimulasi juga.
    Semangattt :)

    ReplyDelete
  55. Hallo mom gessi

    Zee bakalan seneng banget sama puzzle ini, skrg dia 16bln,lagi tertarik tertariknya sama buku dan gambar gambar. So, i wish.. Semoga zee bisa dapat puzzle ini, buat melatih motorik dia dan saya bisa mengenalkan kosa kata lebih banyak lagi, karena memang saat ini zee lagi suka ceriwis, niruin orang ngomong, jadi kayak beo hehehe. Tapi kadang juga pakai bahasa bayi, tapi mimik mukanya kayak beneran serius ngajak ngomong. Jadi, ini puzzle bakal berguna banget buat zee. I wish 😊😊

    Nama :Dinsta devinsta driessen
    Anak :Zivara Nadira devindra (Zee)
    Usia :16 bulan
    Domisili : Yogyakarta
    Ig. : dinstadriessen

    ReplyDelete
  56. Hai Mb Gesi, thanks for sharing. Semangat terus Mb utk stimulus Aiden krn pd dasarnya emaknya yg mmg harus happy dan semangat krn belajar berbicara itu menyenangkan loh Aiden ;-)
    .
    Pernah kepikiran beli pull out puzzle tp blm kesampaian, puzzle kertas aja dia sempilin kemana2 -_-" kdg diemut kertasnya dan dibawa mandi.
    Nah tadi baru nonton Timmy Time full episode season 1. Jadi ada episode Timmy nyusun puzzle di sekolahnya tapi dia kehilangan satu puzzle sehingga cerita berkembang menjadi petualangan Timmy mencari sebuah kepingan puzzle nya yg hilang. Anakku sorak sorai gitu nontonnya. Kali histeris dia kok anak domba bisa gitu haha.
    Nah pas pula baca postingan Mb Gesi sehingga memunculkan keinginan lama utk membeli puzzle dan tampaknya puzzle kayu yg desain pull out ini cocok dg Khalil, puzzlenya kokoh, klo digigit gak takut rusak, trus klo disempilin dimana2 (semoga) mudah ketemunya, kalo di bawa mandi gak hancur ( paling lapuk kalo keterusan kena air >_<)
    .
    .
    Pun ternyata bermain Puzzle banyak manfaatnya, diantaranya melatih kesabaran, Khalil kalo lagi tenang dia bisa sabar tp klo lagi uring-uringan gak mood main tp pengen main cepat banget treak2 apalagi klo salah mencocokkan puzzle haha. Lalu melatih koordinasi mata dan tangan, nah desain pull out yg ada pegangannya membantu anak banget yg baru pertama bermain puzzle. Kemudian manfaat lain adalah belajar memecahkan masalah kyk si Timmy tadi.
    .
    .
    Begitu, semoga Khalil beruntung hehe ^^
    .
    .
    Nama : Nurul Fauziah
    Nama Anak : Khalil (21 bulan )
    Domisili : Medan
    IG : @nufaz3e

    ReplyDelete
  57. Anak-anakku semua speech delay mak.. Hikzzzz...
    Kalki dulu pernah kami bawa ke dsa tumbuh kembang cuma sekali aja karena pas disuruh balik kita nggak datang. Syukurlah umur 2,5 menuju ke 3 tahun bicara Kalki mulai jelas.
    Tapi kejaduan yang sama ya berulang ke Kavin, umur 2 tahun 2 bulan ini belum menunjukkan bicara yang jelas.
    Untuk itu aku perlu banget pull-out puzzle seperti punya Aiden supaya aku bisa ajak Kalki dan Kavin main bareng. Semakin banyak interaksi dua bocah ini dipandu mamanya akan semakin bagus untuk mengasah tumbuh-kembang mereka. Seperti mengasah motorik hakus mereka dan kemampuan menhenal bentuk. Mainan yang edukatif dan menyenangkan seperti pull-out puzzle ini juga bisa menstimulasi kemampuan berbicara Kavin dengan cara mendengar cerita tentang kepingan mana yang cocok dan gambar apa itu atau mendengar instruksi kakaknya maupun mamanya. Semakin banyak interaksi semakin bagus sebagai stimulasi perkembangan anak apalagi dibantu alat edukasi yang berkualitas datu ELC :)

    Semoga Aiden cepet lancar ya bicaranya... semangat!

    Nama: Intan Rastini
    Nama Anak: Kalki (4 tahun) dan Kavindra (26 bulan)
    Domisili: Tabanan, Bali
    IG: @intanambara
    Blog: intanrastini[.]wordpress[.]com

    ReplyDelete
  58. Hiyaaa udah panjang ajaa. Aku cuma mau numpang komen aja, pengen ikutan giveaway, hahaha. Tiap anak memang beda2 kasusnya ya, kondisi keluarga dan lingkungan ikut berpengaruh

    ReplyDelete
  59. Sharingnya mami Ubii selalu aja bikin nambah wawasan, thanks mi.. Semoga Aiden langsung ceriwis nanti kl sudah banyak bicara. Katanya, kl jalan dulu, bicaranya telat. *_*

    ReplyDelete
  60. Maxy pernah nih mau aku masukin ke terapi gtu krn blm bisa bicara lancar, cuma ternyata saat dia udah sekolah rn bnyk interaksi alhamdulillah srng kemampuan bicaranya membaik mbak.

    TFS sharingnya, sukses buat GA-nya. Tandai dulu hehe

    ReplyDelete
  61. aku telat aku telaaaaat *nangisgegerungan padahal hadiahnya bagus, btw aku baru tau ada sebutan khususnya buat puzzle2 kayak digambar, punya peg puzzle tapi nyebutnya puzzle animals karena gak tau sebutannya apa

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^