Thursday, November 24, 2016

Obsgyn Saat Hamil Aiden dan Tips Kehamilan Sehat dari Obsgyn

[Sponsored Post]

Obsgyn Saat Hamil Aiden dan Tips Kehamilan Sehat dari Obsgyn. Loyal readers saya di blog ini pasti tahu gimana galaunya saya ketika hamil Aiden dulu. Buat yang belum tahu, dulu saya galau Aiden akan lahir dengan gangguan kesehatan dan special needs seperti kakaknya, Ubii, yang lahir dengan komplikasi karena saya terinfeksi virus Rubella selama hamil. Demi menepis kegalauan, saya mencari obsgyn subspesialis Fetomaternal. Beberapa tips yang mereka berikan salah satunya adalah konsumsi zat besi yang cukup.


Ternyata banyak yang kepengin tahu saya ke obsgyn mana dan saya ngapain aja sehingga kehamilan kedua saya baik-baik sampai Aiden lahir sehat dan normal. Puji syukur sekarang sudah 14 bulan. 

Anyway, maaf banget saya baru mau jembreng obsgyn saya sekarang. Bukan mau pelit info. Tapi saya pikun. Dulu saya pernah berbagi cerita tentang kehamilan Aiden di 2 postingan.



Saya ingetnya sudah cerita di salah satu postingan di atas. Baru ngeh kalau belum mention obsgyn itu karena kok banyak aja yang ngejapri nanyain obsgyn saya siapa dan semalam saya iseng buka Search Keywords sampai ada yang googling tentang obsgyn nya Aiden.


Saya langsung cek lagi 2 postingan itu. Ternyata emang belum saya sebut. Aaahhh, that's why. Maafkan yah.


Okay, so I'll tell you in this post. Saya akan mention semua obsgyn saya, karena saya dibantu oleh 3 obsgyn.

Awal kehamilan Aiden masih saya lewati di Jogja. Tanya sana-sini, saya dapat info bahwa obsgyn subspesialis fetomaternal yang paling recommended adalah dr. Rukmono, Sp.OG. 

Beliau ini orangnya nggak banyak bicara. Pasien yang harus aktif bertanya kalau mau dapat informasi. Beliau tipe dokter yang pengin pasiennya berprasangka baik. Jadi beliau lebih banyak becanda nya daripada serius. 

Ternyata mendekati trimester kedua (atau sudah masuk trimester kedua yah, I forgot), saya harus hijrah ke Jakarta demi mendampingi Ubii yang akan menjalani operasi penanaman implan koklea.

Otomatis saya harus cari obsgyn baru di Jakarta. Saat itu saya minta rekomendasi dari dr. Rukmono langsung, barangkali beliau ada kenalan yang dirasa tepat untuk saya yang punya riwayat kehamilan bermasalah ini. Beliau menyebut nama dr. Paul Wirawan, Sp.OG. 

I personally love dr. Paul karena beliau sangat gamblang dalam menjelaskan. Beliau bisa bener-bener panjang lebar saat menjawab pertanyaan saya. Bahkan kadang beliau sempetin googling dengan smart phone nya di depan mata saya untuk cari gambar pendukung biar saya makin paham. Saat saya sudah kelar nanya pun, beliau malah nanya, "Masih ada yang mau ditanyain, Grace?" Kalau kalian tipe pasien yang kayak saya, pasti suka sama beliau.



Konsultasi saya dengan dr. Paul selalu lama juga karena beliau benar-benar spent time saat USG saya. Dari awal saya sudah cerita riwayat kehamilan Ubii dan gangguan-gangguan kesehatan yang dialami Ubii. Jadi, saat USG janin Aiden, beliau benar-benar mengamati tiap detil, kira-kira ada tanda kelainan di janin Aiden nggak. Diamati betul sama beliau sampai ke otak kecil, serambi jantung, ginjal, tulang belakang, dan lain-lain.

Nah, tapi ternyata saya harus balik ke Jogja pada usia kehamilan janin Aiden yang ke-36. Otomatis, saya harus kembali berburu obsgyn di Jogja lagi. Kenapa nggak sama dr. Rukmono? Karena ternyata beliau sudah pindah ke rumah sakit baru yang belum bekerjasama dengan JKN. Padahal dari awal saya sudah dianjurkan untuk melahirkan secara SC. 

Finally we decided to have dr. Widya Astuti, Sp.OG. Saya bawa catatan lengkap semua riwayat saya, plus surat rujukan dan update terakhir kehamilan saya dari dr. Paul untuk saya tunjukkan ke dr. Widya. Jadi, kalau mau ganti obsgyn, penting banget yah untuk minta surat rujukan dan update kehamilan terakhir dari obsgyn sebelumnya. Seriously, it's very important!

Baca: Daftar Pertanyaan untuk Dokter Kandungan

Saya ketemu dr. Widya nggak sampai 5 kali sampai saatnya melahirkan. Di pertemuan kedua juga langsung diajak janjian mau lahiran tanggal berapa karena saya akan SC. Tapi puji syukur, alhamdulillah, semuanya lancar. Proses melahirkan nya lebih lama dari perkiraan sih, karena ternyata sulit sekali menutup jahitan saya akibat perlengketan. 


But the most important thing is.. Aiden lahir dengan selamat, sehat, dan langsung menangis. Score APGAR nya juga baik! YEAAAAAYYYY.


(Nanti nama rumah sakit dan nomor telepon pendaftaran ketiga obsgyn saya bakal saya jembreng di akhir cerita)

Satu benang merah yang bisa saya simpulkan dari 3 obsgyn saya adalah pentingnya untuk positive thinking dan menjaga asupan zat besi selama hamil.

Kenapa?

Karena kebutuhan zat besi ibu hamil meningkat. Perempuan dewasa membutuhkan zat besi sebanyak 1,5 - 2 mg per hari. Meanwhile, ibu hamil butuh 2 - 4 mg di trimester pertama dan 3- 6 mg di trimester ketiga. See?

Zat besi sangat penting karena bermanfaat untuk memproduksi sel darah merah yang berperan dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh dan menjaga daya tahan tubuh. Saat sedang hamil, daya tahan tubuh yang menurun tentu bakal berpengaruh juga ke janin. Efek yang langsung terasa jika kekurangan zat besi adalah lemas, gampang capek, dan pusing.

Ketiga obsgyn saya menjelaskan bahwa daya tahan tubuh ibu hamil itu perlu banget dijaga karena well-being janin 100% ada di tangan kita. Kalau kita kekurangan zat besi sampai daya tahan tubuh menurun, pertahanan tubuh kita terhadap infeksi virus dan bakteri juga akan melemah. Padahal, infeksi virus dan bakteri tertentu, misalnya virus Rubella, Cytomegalo, etc, bisa mempengaruhi perkembangan janin. 

Itu yang terjadi pada Ubii, anak pertama saya. Saat saya hamil Ubii di trimester pertama, saya bekerja di pertambangan dengan jadwal yang padat. Harusnya saya imbangi dengan asupan zat besi yang cukup. Tapi saya sering kelupaan minum.. Dan saat itu emang belum ngeh pentingnya zat besi. Eh beneran deh, saya jadi drop. Saat drop lalu terinfeksi virus Rubella. Akhirnya Ubii lahir dengan banyak gangguan kesehatan sampai jantungnya bocor, tuna rungu, dan kerusakan otak. 


Kok bisa?

Karena virus Rubella bisa menulari janin melalui plasenta. Apa saja dari janin yang terinfeksi tergantung pada kapan si ibu terinfeksi rubella, di usia kehamilan ke berapa, dan itu saat sedang pembentukan/pematangan organ apa pada janin. 

So, jangan sepelein pentingnya asupan zat besi dan menjaga daya tahan tubuh selama hamil yaaa! Please...

Sebenarnya yang terpenting bukan berapa banyak zat besi yang kita konsumsi, melainkan berapa jumlah zat besi yang bisa terserap oleh tubuh karena zat besi adalah mineral yang sulit diserap. Penyerapan zat besi dari makanan seperti brokoli dan bayam umumnya hanya diserap sebanyak 20% saja. That's why obsgyn biasanya meresepkan zat besi tambahan. 3 obsgyn saya juga selalu melakukan itu.

Ada banyak pilihan zat besi. Salah satunya yang saya minum, yaitu Spatone liquid iron. 


Spatone yang saya konsumsi ini modelnya cair. Bisa diminum langsung kalau ingin praktis. Atau bisa dicampur dengan air putih atau jus buah. 100% air kaya zat besi alami dan secara ilmiah terbukti mencegah iron deficiency.

Spatone diklaim dapat diserap tubuh sampai 40% atau dua kali lebih efektif daripada suplemen-suplemen zat besi merk lain yang bukan dalam bentuk cairan yang hanya mampu diserap tubuh sebanyak 10-15% saja. Takarannya juga udah pas, yaitu 5 mg/sachet sehingga aman untuk pencernaan dan bahan nya alami. Kenapa takaran juga penting? Karena konsumsi zat besi secara berlebihan juga kurang baik. Bisa menimbulkan efek samping seperti sakit perut dan gangguan pencernaan. Segala sesuatu yang berlebihan kan emang nggak baik. Terlalu mencintai seseorang juga.... #EAAAAA APA SEH?!?!?!?!

Bungkusnya sachet-an jadi praktis tinggal sobek lalu minum dan buang bungkusnya aja.



Sampai sekarang pun saya masih rutin konsumsi Spatone ini, 1 sachet per hari. Terutama sekarang saat cuaca di Jogja sedang nggak enak banget. Ubii juga saya kasih Spatone tiap pagi setelah bangun tidur. Ubii sudah boleh minum, karena dia sudah berumur 4,5 tahun (usia konsumsi minimal 2 tahun ya).

Ada satu hal yang saya ingat banget dari kawan saya yang berprofesi sebagai dokter. Beliau bilang bahwa trimester pertama adalah periode emas masa kehamilan. Jadi di trimester pertama ibu hamil harus ekstra getol memperhatikan kesehatan, daya tahan tubuh, asupan, dan istirahat cukup. Trimester pertama jadi fondasi penting yang menentukan kesehatan tumbuh kembang janin nantinya. Itu yang saya pegang banget kemarin saat hamil Aiden.

So, bumils, sebisa mungkin jaga daya tahan tubuh kalian ya, terutama di trimester pertama. Jangan lupa penuhi kebutuhan zat besi juga dengan asupan makanan yang baik dan boleh juga konsumsi asupan zat besi tambahan seperti yang saya lakukan. 

Anyway, Spatone liquid iron yang merupakan suplementasi zat besi nomor 1 di Inggris dan Australia ini, bisa didapatkan di apotik terdekat seharga Rp. 165.000,- untuk satu paket yang berisi 14 sachet.


Barangkali kalian mau cari tahu lebih lanjut tentang Spatone, sila buka www.spatone.com yah, gaes. Sebenernya Spatone ini bukan produk baru kalau di luar negeri. Tapi memang belum lama masuknya ke Indonesia. So, you might want to know some more details before buying.

Finally, saya doakan semoga teman-teman yang sedang hamil atau sedang merencanakan kehamilan setelah memiliki anak berkebutuhan khusus dilancarkan kehamilannya. Galau dan khawatir wajar banget ya, mengingat kita pernah punya riwayat kehamilan yang kurang sehat. Tapi, galaunya jangan kelamaan. Sugesti positif itu penting banget nget nget. Lebih baik galaunya dijadikan motivasi untuk rajin dan telaten mengikuti anjuran dokter, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan zat besi because it's very important.

I think that's pretty much all I can share. Selebihnya, seperti untuk tanya-tanya dan membandingkan hasil screening TORCH, alangkah lebih baik ditanyakan langsung pada obsgyn masing-masing ya. Jangan nanya ke saya. Soalnya saya bukan dokter yang punya kompetensi untuk jawab-jawab pertanyaan kayak gitu. Makanya kalau ada yang nanya, "Mbak Ges, hasil screening TORCH saya kayak gini, aman nggak ya hamil?" - saya nggak akan mau jawab. Once again, bukan kapasitas saya sama sekali. Sebatas sharing tips-tips kehamilan menyenangkan, saya masih terbuka banget. But, please, refer to your obsgyn for diagnoses and medicines yah.

Dan, jangan lupa, doa doa dan doa. Minta sama Gusti yang terbaik. Gusti tahu apa yang terbaik untuk kita.

Kenang-kenangan saat hamil Aiden dulu πŸ™†


Baca: Tips Kehamilan Sehat dan Cantik

Puji syukur, kini Aiden sudah 14 bulan dan sudah mulai bisa ikut menjaga Kakak Ubii.


Stay healthy and keep positive thoughts yah, Moms!



Love,







Berikut informasi praktik 3 obsgyns saya:

dr. Rukmono, Sp.OG
RS Hermina Yogyakarta
Jl. Selokan Mataram, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281
(0274)-2800808

Apotik Aulia
Jl. Magelang, Sinduadi, Mlati, Yogyakarta 55284
(0274)-543108
(Daftar seminggu sebelumnya)

dr. Paul Wirawan, Sp.OG
RS Hermina Kemayoran
Jl. Selangit B-10 Kavling No. 4, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat 10610
(021)-22602525

dr. Widya Astuti, Sp.OG
RS UGM Yogyakarta
Jl. Ringroad Utara No. 1, Trihanggo, Gamping, Yogyakarta 55291
(0274)-4530404

28 comments:

  1. Obsgyn yg baik dan cocok itu memang susah bgt dicari ya. Pas hamil Fylly dulu, aku sampe berkali2 pindah rs krn ga sreg ama obsgyn nya.. Ada yg bgs tp trnyata dia sub spesialis khusus wanita yg susah hamil. Bayarannya mehong :D. Jd aku cukup sekali trs pindah.. Ketemu dokter lain udh tua dan rada kolot. Dia ga mau lakuin cesar kalo g ada kenapa2, sementara aku ngotot harus cesar krn ga pengen normal samasekali. Jdinya lgs stol pake dia.
    Trs nemu doktor yg hobinya nakut2in. Sumpah ini dokter nyentrik luar biasa :p. Males ya lagi hamil bukan disemangatin, malah ditakut2in. Nemu juga dokter yg hobinya pake bhs dokter bgt.. Akukan bingung jdinya hihihi... Akhirnya stlh capek pindah2, baru deh nemu dr Surahman yg praktek di Rscm kencana dan rsia Tambak manggarai.. Lgs suka, lgs cocok krn dia bnr2 lembut, kebapakan, dan aetuju utk cesar walo sbnrnya aku g ada masalah utk normal. Sampe skr sama beliau jadinya, hamil keduapun ama dr surahman trs. :).

    Nyari dr kandungan itu sama deh kayak nyari suami :p. Hrs yg klik dan cocok ama kita :D

    ReplyDelete
  2. thanks for sharing Ges.. ringkes banget ya modelnya sachetan gt. Aku waktu itu dapet yang dalam bentuk kapsul PR banget, karena aku susah minum obat macam kapsul atau tablet.
    Aiden hebat sudah bisa bantu maminya jagain kakak Ubi yaa.. kiss kiss buat Ubi dan Aiden

    ReplyDelete
  3. Selalu suka baca postingan mami ubi, even sponsored post tapi isinya padet info semuaaa. maaksi sharingnya ya mami Ubiiii

    ReplyDelete
  4. Nyari dokter kehamilan itu emang cocok2an, setelah ngga sreg sama satu dokter senior yg kurang informatif & galak aku brosing2 dokter mana yg baik, informatif & komunikatif, ahlhamdulillah dapet pas hamil Raya.
    Syukur alhamdulillah Aieden sehat2 ya... Dulu jg aku dikasih zat besi tambahan tapi bukan si spatone inih. Malah kemaren dapet spatone & bingung mau diapain, hahahah secara lg ngga hamil & menyusui, gimana iniiih? Hamil lagi gitu? XD

    ReplyDelete
  5. Ternyata ada beberapa zat yg memang lebih baik dikonsumsi dari suplemen daripada alami ya mi, noted ni. TFS yaaa

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah, udah ada dokter langganan. :)

    ReplyDelete
  7. Bisa direkomendasikan ke saudara yang lagi hamil kayanya. :D Nice info, Mbak

    ReplyDelete
  8. Postingan yang bagus nih. Padat dan mudah dimengerti. :D

    ReplyDelete
  9. Hehe...aku klo hamil minum asupan vitamin zat besi dll paling males...tapi mau gak mau kudu diminum juga. Demi kesehatan ibu dan baby. Btw, aku baru tau produk itu mak...kayae rasane enak ya?

    ReplyDelete
  10. itulah kenapa aku selalu suka baca blogpostnya Mami Ubii Aiden. meski sponsoredpost tapiii tetep ada ilmu yang diselipin. dan gak 1 pun blogpost disini yg kelewat kebaca. iya bener banget! zat besi itu penting bgt bwt bumil. aku dlu hamil jg kurang zat besi soale. makasih bgt bgt bgt atas edukasinya dan jadi paham obsgyn recommend di jogja dan suplemen zat besi. soale 2th lg uda mau program hamil lagi. hehehe

    ReplyDelete
  11. iyap banget mami grace, cari dokter obsgyn hampir mirip cari jodoh, kalo gak klik dihati ya mending udahan aja..hehe
    pengalaman hamil pertamaku dapet dokter yg irit bicara, lalu saat kuret mending ganti dokter aja deh, ndilakah klik sama dokter yg kedua, sampai akhirnya program kehamilan n kontrol rutin sama dokter yg udah klik itu tadi..

    ReplyDelete
  12. iyap banget mami grace, cari dokter obsgyn hampir mirip cari jodoh, kalo gak klik dihati ya mending udahan aja..hehe
    pengalaman hamil pertamaku dapet dokter yg irit bicara, lalu saat kuret mending ganti dokter aja deh, ndilakah klik sama dokter yg kedua, sampai akhirnya program kehamilan n kontrol rutin sama dokter yg udah klik itu tadi..

    ReplyDelete
  13. Aku minum ini sekarang. Dulu sering banget kliyengan gegara anemia kekurangan zat besi. Apalagi saat hamil dan menyusui. Dengan Spatone, seger bugar tiap hari deh. :D

    ReplyDelete
  14. Aku baru tau brand ini mba Ges. Sering anemia padahal

    ReplyDelete
  15. Aamiin utk doanya mbak. Saya lagi hamil pertama, dan jujur sering dibayangi pikiran negatif, 'bayiku sehat gak ya', dll.
    makasih udah ingetin utk sll positif thinking mbak :)

    ReplyDelete
  16. aku biasanya makan banyak aja pas hamil, soalnya kalau minum obat atau vitamin suka malah mual. betewe, cimol gak mirip ya pas lahir sama sekarang, kekekek salfok aku

    ReplyDelete
  17. Suplemennya bisa diminum ketika lagi enggak hamil, engggak? Apalagi kalau cewek gini, tiap bulan selalu menstruasi yang bikin kebutuhan zat besinya tinggi.

    ReplyDelete
  18. Ooh zat besinya pake merk itu yaa mak. Oke nanti aku cari di apotik... Makasih maamm

    ReplyDelete
  19. catet nih, untuk persiapan ntar hamil adiknya Juna... *ehhh :)

    ReplyDelete
  20. Langsung inget pengalaman hamil si adik nggak seberapa merhatiin asupan vitamin. hasilnya adik rambutnya tipis, tingginya mepet banget di garis merah -_- *sedih rasanya 😞

    ReplyDelete
  21. Dr. rukmono ya mbak ges? Aku menimbang2 mau promil lg ga ya? Masih nyari spog yang oke dr. Widad tapi ko antrinya banyak dr. Arief ko ganteng takut gagal fokus πŸ˜….. Hermina terima jkn juga kah mbak?

    ReplyDelete
  22. Enak kalo udah ketemu obsgyn yang cocok. Konsul udah berasa curhat jadinya ya

    ReplyDelete
  23. Enak banget klo udah ketemu obsgyn yang cocok
    Konsul berasa curhat

    ReplyDelete
  24. Wah, sharingnya bermanfaat banget, Mak Grace. Sebagai perempuan yang (semoga) sebentar lagi menikah, ini bisa jadi catatan buat saya. Thank you for sharing, Mami Ubii. Sehat-sehat terus, stay positive. :*

    ReplyDelete
  25. Disini saya belajar bahwa, ternyata ibu2 kalo hamil itu ribet bnget ya...harus cocok2in sama dokter kehamilan dulu, cari zat besi yg cocok, belum lagi proses ngdam nya. Uhhh....Pngrobanan seorang Ibu itu emng gak ada duanya.

    Saya juga tertarik nyoba obsygn :))

    ReplyDelete
  26. Zat besi emang nutrisi penting saat hamil.duh jadi swediih inget my babyboy (6bln) gak ada dlm perutπŸ˜₯😭😭

    ReplyDelete
  27. Wah, semua memang dari pikiran ya. Harus selalu berpikir positif.

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...