Tuesday, June 16, 2015

Sehari Sebelum Operasi Implan Koklea


Sebenarnya nggak banyak yang bisa diceritakan tentang satu hari sebelum operasi penanaman implan koklea. Nothing was special. Standard saja sih semuanya. Tapi, berhubung ada beberapa orangtua yang juga ingin mengikhtiarkan implan koklea untuk anak-anaknya yang pengen tau update nya dan nagih cerita ini, so here we go.. :)

Sehari sebelum operasi implan koklea, tentunya semua persiapan sudah harus beres dan sudah harus mendapat ACC untuk menjalani operasi yah. Apa saja tuh persiapan-persiapannya? Sok atuh tengok ini duluh:


Ubii dijadwalkan menjalani operasi penanaman implan koklea pada Kamis, 11 Juni 2015. Jadi, Rabu, 10 Juni 2015 - Ubii sudah harus masuk rumah sakit. Siang-siang gitu kalau nggak salah Ubii sudah mendarat dengan selamat di bed RSCM.




*Notes* Bagi orangtua yang memanfaatkan BPJS untuk operasi ini, ternyata mengecek kamar saja nggak cukup. Sebelum mulai mondok, saya cuma cek kamar dan kamar mandi. Seperti apa bed nya, kamar mandinya, dan seberapa luas. Saya melupakan beberapa poin penting yang seharusnya ditanyakan apalagi kalau pasiennya masih bocah. So, jangan lupa menanyakan ini yah:

Seabrek bawaan hehe
  1. Apakah disediakan air panas untuk minum? Kalau anak masih sering minum susu kan jelas butuh banget air panas. 
  2. Kalau TIDAK, apakah boleh minta? Kalau BOLEH, di mana mengambilnya? Jauh atau dekat? Kemarin kamar perawatan Ubii adalah di bangsal perawatan THT kelas III RSCM dan itu letaknya di lantai 7. Ternyata, air panas bolehnya diminta di lantai 1. Jadi, hohoho, rempong to the max. Akhirnya saya minta dibelikan water heater sore itu.
  3. Apakah disediakan air panas untuk mandi? Kalau anak nggak terbiasa mandi dengan air dingin, ya ini jadi penting kan. 
  4. Apakah boleh/bisa request menu makanan? Kalau kemampuan oral motorik anak belum cukup bagus sehingga belum bisa makan makanan yang biasa kita makan, ini cukup jadi concern. Kemarin nasi nya sih boleh minta bubur. Tapi ternyata lauknya keras-keras dan nggak boleh kita request untuk lauk yang agak lunak. Thank God saya baca bubur instan juga. Hehehe. Oral motorik Ubii agak menurun setelah beberapa lama libur fisioterapi. Di Jakarta belum mulai fisioterapi lagi *in case ada yang kepo* LOL.
H-1 operasi, perawat, dokter THT, dan dokter anestesi akan cukup sering berkunjung ke kamar untuk menjelaskan dan menanyakan beberapa hal. Setelah mereka menjelaskan ini itu, mereka meminta saya untuk membubuhkan tanda tangan di form tanda bahwa saya sudah memahami edukasi dari mereka. Kalau memang belum ngerti, ya jangan tanda tangan. Kemarin ada beberapa poin yang saya merasa belum dijelaskan, jadi saya ogah tanda tangan. Saya minta dipanggilkan dokter dulu untuk menjelaskan, baru mau sign. Kayaknya kurang penting yah, tapi jangan lah disepelekan. Kan info-info nya penting buat anak kita. Hehehe. Standard sih infonya, such as obat apa yang harus diminum, resiko obat, operasi nya operasi apa, bagian tubuh mana yang akan dibelek, dan lain-lain.



Pastikan juga ada yang menemani kita menjaga anak, nggak sendirian. Kemarin saya menjaga Ubii dengan Adit. Jadi kapan pun Adit perlu membeli sesuatu di luar, saya tenang-tenang saja karena tetap ada saya yang menjaga Ubii. Adit finally memang wara-wiri ke sana-sini. Salah satunya, yang berhubungan dengan Ubii adalah untuk membeli antibiotik di apotik luar RSCM karena bagian farmasi RSCM nggak menyediakan. 

Kira-kira pukul 10 malam, ada 2 perawat masuk untuk mencukur rambut samping Ubii. Kenapa dicukur? Karena besok belekan operasi nya bakal di area situ. Banyak yang ngira saya sengaja nyukur kayak gitu biar kayak anak punk atau Diego Mischiels.. -___- 

Tadaa, inilah penampakan si anak punk saya Ubii Markubik:



Setelah itu, infus yang berisi antibiotik mulai dipasang. Ubii tidur sambil sesekali saya tawarkan susu karena pukul 2 dini hari, Ubii sudah harus puasa susu dan makanan. Tapi air putih masih boleh sampai jam 6. Makanya mumpung belum mulai puasa, saya tawarin aja terus pokoknya susu-susu-susu walau cuma sedikit-sedikit.

Saya kira Ubii akan susah tidur karena diinfus dan kepanasan (AC nya nggak begitu terasa dari bedeng bed Ubii, hehehe), ternyata dia bisa tidur cukup pulas. So, thank God. Ubii siap menghadapi hari esok.



Untuk cerita operasi dan pasca operasi - di postingan selanjutanya yaaaaa... ^_^

Tungguiiinnnnn :)

Foto-foto versi lengkap ada di blog Letters to Aubrey di sini.




Love,






13 comments:

  1. Aku baca satu per satu tulisannya. Aku salut sama Mbak Grace dan Mas Adit. Semua demi anak. Emang anak adalah segalanya ya mbak. Tuhan nggak akan tidur. Gutlak ya mbak. Aku berdoa yang baik - baik demi Ubii. Semoga cepat pulih dan lancar operasinya, aamiin.

    ReplyDelete
  2. Smangat terus ubiii.. pelukkk dr tante di Tanjungpinang:))

    ReplyDelete
  3. ikut deg-degan ngikutin proses operasinya Ubii.. ditunggu next storiesnya ya Mami Ubii

    ReplyDelete
  4. Go ubii...go ubiii...go.....
    Semoga ubii segera pulih ya mak...
    #pelukmamiubii

    ReplyDelete
  5. aku slalu ikutin ceritanya nih... Semoga berhasil operasinya Ubi sayaaang ^o^..

    ReplyDelete
  6. semoga lancar semuanya ya mak..
    ikut mendoakan

    ReplyDelete
  7. Semangat ya mama Ubi. Semoga semua lancar

    ReplyDelete
  8. Ubii yang kuat ya Sayang, Mom... sabar dan nikmati ya..prosesnya..

    ReplyDelete
  9. Semoga operasinya berjalan lancar dan cepat sehat ya dek Ubi.

    ReplyDelete
  10. Allhamdulilah operasinya lancar ya mak. maaf baru bisa bw

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah, operasi lancar.
    Iya ya, kita mmg kudu ngerti banget apa aja yg ada di form tanda tangan itu. Gawat kan kalau dah tanda tangan tp ntr belakangan kita komplain

    ReplyDelete
  12. Ada yang mengira nyukur sndri? Ya ampuun. :D
    Ubi, lekas sehat, ya!!!

    Muach!

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...