Thursday, August 14, 2014

[REVIEW] StimuLearn Rumah Cerita: Asah Kemampuan Berbahasa Anak Tuna Rungu


Anak tuna rungu membutuhkan nutrisi dan stimulasi ekstra untuk memaksimalkan tahap awal tumbuh kembang mereka supaya bisa berkomunikasi layaknya anak normal. Kebetulan, saya dipercaya menjadi ibu dari seorang putri tuna rungu bernama Aubrey (26 bulan). Tuna rungu bukan berarti Aubrey sama sekali tidak bisa mendengar. Aubrey baru bisa mendengar suara atau bunyi di kekuatan 95 dB, setara dengan deru pesawat. Syukurlah, teknologi semakin berkembang. Aubrey bisa memakai hearing aids untuk memperbesar volume suara di sekitar sehingga ia bisa menangkapnya.

Yang belum banyak diketahui adalah.. pasca menggunakan hearing aids bukan lantas Aubrey langsung mendengar. Perlu proses untuk menyadari, mengenali, dan merespons suara sebelum berlanjut belajar bicara. Di sini lah peran saya untuk memberi stimulasi yang tepat.


Awalnya stimulasi yang saya berikan untuk kognitif Aubrey adalah dari benda yang saya buat sendiri. Fokus utama untuk Aubrey dengan gangguan pendengarannya adalah kosa kata supaya ia mengenal benda dan kata yang mengacu pada benda itu, alias Kemampuan Berbahasa. Saya fokus pada hal itu di ulasan ini. Contoh stimulasi yang saya berikan adalah:
  1. Bermain es batu yang diwarnai. Kosa kata es, dingin, pegang, dan warna. 
  2. Bermain boneka tangan serupa wajah. Kosa kata mata, hidung, mulut, dan rambut beserta lagu 'Dua Mata Saya'.
  3. Bermain finger paint. Kosa kata pegang, lembek, geli, kertas, dan warna.
Itu yang saya lakukan kalau punya bahan-bahan dan sedang fit. Tapi kalau sedang capek, tentunya saya lebih memilih stimulasi tanpa harus berkotor-kotor ria tapi tetap bisa mengasah kemampuan berbahasanya. Kabar baiknya, ada StimuLearn Aplikasi untuk para pengguna iOS yang diluncurkan oleh DANCOW Parenting Center.

Download nya mudah.

Sumber

Dan....GRATIS! :))


Setelah berhasil download, next step adalah mengisi data saya dan Aubrey.


Voila! Welcome to StimuLearn Aplikasi :)



Langsung saya menuju kotak Menu dan mencari yang bisa saya gunakan untuk Aubrey. Jujur, awalnya saya pesimis bisa menemukan stimulasi yang cocok karena aplikasi-aplikasi yang selama ini saya download hanya menyediakan stimulasi berupa games untuk anak-anak normal sehingga akhirnya saya uninstall.

Di StimuLearn Aplikasi ada Games:
  1. Kastil yang Hilang
  2. Pantai Pearl
  3. Mr. Skylab
  4. Island Market
  5. Rumah Cerita
Ada Aktivitas Belajar:
  1. Bernyanyi Bersama
  2. Membuat Daftar Belanja
  3. Belajar Mengingat dengan Permainan Piknik
  4. Membuat Peta
  5. Mengingat Apa yang terjadi
Setelah menelusuri sambil membuka aplikasi satu per satu, akhirnya saya menemukan 1 aplikasi yang bisa saya manfaatkan:

Rumah Cerita

Rumah Cerita adalah aplikasi StimuLearn yang menyediakan 3 dongeng yaitu Kelinci & Kura-Kura, Singa & Tikus, dan Angin & Matahari.


Aplikasi dongeng mah sudah banyak, apa spesialnya? Eits, ada! Aplikasi dongeng yang lain hanya menyediakan dongeng berupa tulisan saja, jadi para mama lah yang harus belajar untuk jadi pendongengnya. Teks nya pun panjang dengan sedikit gambar sehingga anak cepat bosan. StimuLearn Aplikasi Rumah Cerita tidak seperti itu. Ini kelebihannya:
  1. Kosa kata sederhana.
  2. Setiap halaman hanya memuat 1-2 kalimat sehingga lebih nyaman saat menjedanya.
  3. Yang lebih menonjol dari setiap halaman bukan teks melainkan gambar sehingga anak tidak cepat bosan.
  4. Ada fasilitas narasi sehingga ada suara yang akan menarasikan dongengnya. Ini bermanfaat sekali sehingga mama bisa mempelajari cara mendongeng yang menyenangkan (ritme, nada, dan intonasi suara).
  5. Ada fasilitas 'Effects' sehingga anak bisa mendengar bunyi-bunyi yang lucu dan ikut menirukannya.
  6. Ada fasilitas 'Record' untuk merekam suara mama. Jadi mama bisa langsung praktek mendongeng sendiri untuk anak. Tentunya suara ibu sendiri lebih merasuk sukma, kan? *ciye*
  7. Fasilitas narasi dan record dibatasi per halaman, jadi mama bisa mengulang kata-kata, menambah bunyi-bunyian, dan menggunakan benda peraga lain seperti misalnya mainan singa untuk cerita Singa & Tikus.
Tentu saya punya alasan kenapa Rumah Cerita tepat sebagai stimulasi Kemampuan Berbahasa anak tuna rungu seperti Aubrey. Jadi, agenda utama Aubrey ialah belajar mendengar. Aubrey pun mengikuti Auditory Verbal Therapy (AVT) atau terapi mendengar. Menurut terapis, ada 2 stimulasi yang bisa saya berikan untuk merangsang perkembangan mendengar Aubrey. Pertama, intonasi. Terapis berpesan saya harus bicara dengan intonasi. Tidak flat saja seperti bicara di keseharian. Makanya boleh dibilang setiap saat saya harus 'mendongeng' untuk Aubrey dalam artian intonasi yang saya gunakan adalah intonasi seperti saat mendongeng karena berirama. Berbicara dengan intonasi dongeng awalnya tidak mudah. Kadang capek dan bosan. Kadang bingung bagaimana intonasi yang baik. Nah, saya bisa belajar dari fasilitas pendongeng yang menarasikan cerita di StimuLearn Aplikasi Rumah Cerita.




Kedua, kata-kata asosiasi. Menurut terapis, kata-kata asosiasi sangat krusial diberikan untuk mempermudah Aubrey mengenal dan mengingat objek. Kata-kata asosiasi contohnya 'aum' untuk singa, 'bruumm' untuk mobil, 'sshh' untuk tidur, dan lain sebagainya. Dengan adanya jeda antar halaman, saya bisa mengatur sendiri kapan saya ingin melanjutkan ke halaman berikutnya. Jeda itu lah yang saya pakai untuk menyisipkan kata-kata asosiasi dan memakai alat peraga lain.




Bagi saya StimuLearn Aplikasi Rumah Cerita ini ternyata tidak hanya bermanfaat untuk memberikan stimulasi Kemampuan Berbahasa untuk Aubrey, tapi juga sebagai sarana belajar untuk saya. Anak belajar, ibu pun belajar. It takes two to tango, right? Seperti yang diharapkan Dancow: Anak Life-Ready dan Parents Ready. StimuLearn Aplikasi Rumah Cerita juga bisa menemani bonding antara saya dan suami dengan Aubrey.

Bonding dan #belajarsamabunda saja tidak cukup. Sama ayah juga dong :)

Banyak teman saya sesama ibu dengan anak tuna rungu di komunitas yang saya dirikan yang kebingungan mencari sarana belajar di gadget untuk stimulasi kemampuan berbahasa anak-anak mereka. Dengan StimuLearn Aplikasi ini, saya tak ragu merekomendasikan Rumah Cerita karena StimuLearn Rumah Cerita ternyata bisa juga dipakai sebagai sarana AVT sederhana di rumah yang mengasah kemampuan berbahasa. Ternyata ada juga aplikasi yang 'ramah' pada anak berkebutuhan khusus. Poin plus lainnya, praktis, gampang dibuka di mana saja tanpa loading. Saat-saat menunggu giliran AVT di klinik pun jadi tidak membosankan ditemani StimuLearn Aplikasi Rumah Cerita.

Menunggu giliran AVT di klinik bersama StimuLearn Rumah Cerita

Semoga kelak StimuLearn memiliki aplikasi lain yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar oleh anak berkebutuhan khusus. Saya sih optimis karena ada lebih dari 300 ilmuwan dalam Nestle Research Center yang tiap tahun mempersembahkan inovasi baru. Saya sih berharap karena saya percaya anak-anak berkebutuhan khusus juga sama berhak nya dengan anak-anak normal untuk menikmati aplikasi-aplikasi belajar yang keren.

Itu cerita saya memberikan stimulasi untuk anak saya dari StimuLearn Aplikasi, mana ceritamu?





45 comments:

  1. ulasan yang lengkaaap...pasti Ubii sukaaa...sayang app ini tidak bisa aku download di belahan bumi sini..sukseees kontesnya yaaaa mak gees :)..ciuuum Ubii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mak. Suka banget. Semoga StimuLearn Apps ini segera bisa didownload di sana ya Mak :))

      Delete
  2. Uwaaaa itu emaknya kreatif bgtt,es batu diwarnai hehe....app keren ya mak,sayng bgtt q g bs mnikmatinya....sukses kontesnya yaaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Makasih Mak Hanna udah mau mampir. Semoga segera hadir di Android yaa *colek DANCOW* :D

      Delete
  3. Keren Mak Ges .... komplit plit plit .... detil sekali dan tepat sasaran. Mudah2an menang ya :))

    Eh. sun sayang dari jauh buat Ubii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, Mak Niar. Makasih banyak disupporterin :* Kata Ubii, sun sayang kembali. Emuah emuah emuah :D

      Delete
  4. ulasan lengkap sekaliii dan KEREEEN . Semoga menang yaaah dan ubii tambah seneng main dan belajarnya kalau pake ipad yang guede :D .. Peluk cium buat Ubii dari kakak Marwah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, makasih ya, Mak. Hihihi iya. Kayaknya jauh lebih seru kalau mainnya di iPad *doa terselubung* :p Hugs buat Teh Marwah Kitty XOXO

      Delete
  5. Wiiiihh... Ubii asyik dengan papi-mami yaaaaa.... Mak Ges keren juga tuh waktu cerita singa mengaum :)
    Sayang aku ndak bisa ikut nih, gak punya ios xxixixiiii... Semoga sukses ngontesnya ya mak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahaha. Medok apa merdu, Mak Uniek? :p

      Delete
  6. Waaa keren banget rumah cerita ini ya.. lengkap.. memfasilitasi orang tua buat belajar juga.. keren banget deh Dancow Stimulearn.. Aku jadi pingin :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pinjem gadget tetangga, donlod, ikutan ini juga dong yuuk. Mana tau nyangkut iPad nya buat Jiwo :D

      Delete
  7. Keren mbak Grace, semoga menang, semangat ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Hehehe. Makasih banyak doanya ya, Mbak Tyas ^^

      Delete
  8. Reviewnya komprehensif dan pas sekali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, makasih Mak Ina. Aku tersanjung loh. Hihihi :D

      Delete
  9. bikos aku jg gak punya IOS, jd semangat mendukung dirimu saja ya Mak Ges. gutlak...*feeling bakalan juara neh*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, asik ada dukungan mengalir nih dari Mak Ririe :D Amin doanya ah :))

      Delete
  10. Ubii... seperti juga Ubii, review ini pasti juara... jempol buat Mami

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tante Orin makasih yaaa :D Amin hehehe :))

      Delete
  11. Ulasannya komplit banget, Mak. Suka deh dengan caramu mengulas ini. Keren, mudah dipahami, dan yang pasti Ubi beruntung banget punya ibu yang kreatif dan penuh kasih serta pantang menyerah spt dirimu.

    Naga2nya nih, artikel ini bakalan menang deh. Aamiin. Sukses yaaaa. :)
    Peluk cium utk Ubi ah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin, makasih doa nya untuk kami, Mak Al. Juga buat hugs and kisses nya. Aku udah jarang banget lihat kata naga-naga nya. Hihihi. Jadi inget dulu aku suka pakai kata itu :p

      Delete
  12. Duh, kalo saya jurinya udah pasti tulisan mamanya Ubii ini jadi Juara! Lengkap, enak banget bacanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gitu sok atuh Mak daftar jadi jurinya terus menangin aku xixixi :p

      Delete
  13. Replies
    1. Ahay, jadi tersipu-sipu diriku baca komennya. Hihihi. Makasih banyak ya, Mak, udah mampir dan menjejak ^_^

      Delete
  14. Replies
    1. Bangeeett. Yuk download juga mom ^___^

      Delete
  15. Ini kereen... ubii pasti senaang ya mendapat banyak stimulasi dr mami :)

    ReplyDelete
  16. Salam kenal Ubii. Suara, tulisan Gracie dan aplikasi kereeen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Onty Tri ^_^ Makasih ya sudah mampir :*

      Delete
  17. Mamanya ubi kreatif ^^...aku malah ndak pernah gt...males kotor2 wekkek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mamih Raffi emesh lebih keren, bisa bikin kueh macem-macem. Aku angkat tangan kalo ituh ahahahaha

      Delete
  18. Salam kenal Ubi, dari Dzakwan. Reviewnya keren. Ternyata bisa membantu Ubi yaa u meningkatkan kemampuan bahasanya. Game yang bermanfaat. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Dzakwan. Makasih ya atas kunjungan baliknya. ^_^

      Delete
  19. Mom Geesie kreatif banget. Salut buat Mom Geesie dan suami. Ubii memang istimewa. Peluk cium buat Ubii, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Mak Haya udah mampir balik. Hug hug :D

      Delete
  20. Ubii toss dulu sama Alma ;) Alma juga antusias banget main Story House :D Keren Mak Grace reviewnya, Ubii pasti bangga deh, Mami nya super kreatif! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss Alma. Makasih ya kunjungan baliknya ^_^

      Delete
  21. Kayak komen yg lain: kreatif banget yg es batu + finger paint, jadi salut sama mama tg satu ini uda cantik terus smart mommy banget uhuhu...
    Story house aku suka, tapi kok tiap ngerekam ga bisa ya, suaraku yg membahana ini ga jadi merasuk sukma deh ahahaha....

    Sukses lombanya mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi, Mak Noniq kunjungan baliknya. Dirimu juga kreatip banget. Ama ponakan aja telaten apalagi entar ama anak sendiri. Sakseis juga, yaaa ^_^

      Delete
  22. Waaaah... keren banget mak ulasannya... memang jd emak kudu kreatif, terutama buat buah hati....
    Semoga menang ya mak...sukses selalu ...peluk cium untuk Ubii...

    ReplyDelete
  23. Tadaaaa... inilah sang juaranya... hihihih semoga beruntung ya mak,,, :D kereeen bangettt

    ReplyDelete

Thank you for giving your comments. Means A LOT to me. If you ask me a question in this comment section, but need answer ASAP, please poke me on my Instagram @grace.melia ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...