"Papi, sampo abis. Tolong beliin, ya. Sama sekalian deterjen dong."
"Oke, kunci motor mana ya, Mi?"
"Lho, emang mau beli di mana? Itu di warung deket rumah kan ada, tinggal jalan kaki toh."
"Aku beli di minimarket aja, yang baru buka di ujung jalan itu lho. Naik motor 5 menit doank kok. Emang kamu butuh cepet sampo ama deterjen nya?"
"Ya bukan gitu. Tapi kalo emang deket rumah ada warung yang jual, ngapain harus motoran ke minimarket?"
Pembicaraan itu sering banget terjadi di rumah kami. Suami keukeuh beli barang kebutuhan sehari-hari, sementara saya ngotot lebih baik beli di warung dekat rumah saja.
